Girimu.com – Suasana Ramadan di SMA Muhammadiyah 8 Gresik terasa semakin hidup pada 9–12 Maret 2026. Setelah kegiatan Pesantren Kilat untuk siswa kelas X, sekolah juga menghadirkan pembinaan lanjutan melalui Darul Arqam 1447 H bagi siswa kelas XI. Kegiatan ini diikuti oleh 105 siswa yang diajak menjalani pengalaman spiritual lebih mendalam, termasuk merasakan kehidupan mondok selama satu malam di sekolah.
Berbeda dengan pesantren kilat, Darul Arqam dirancang sebagai pembinaan berkelanjutan bagi pelajar agar tidak hanya memahami nilai-nilai keislaman secara teori, tetapi juga merasakannya secara langsung dalam praktik kehidupan sehari-hari. Para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan keislaman dan pembinaan karakter mulai 9 Maret hingga menginap pada 11 Maret dan kembali pulang pada 12 Maret 2026, yang sekaligus menjadi penutup kegiatan.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan dipandu oleh Safa’atul Hidayah Febrianti dan Makhda Syahdana Irwanda sebagai pembawa acara. Suasana religius semakin terasa ketika Arina Fadhila Rahmawati membacakan ayat suci Al-Qur’an, sementara Alika Aliyatur Rodliyah memimpin Mars Muhammadiyah yang dinyanyikan bersama seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Althaf Gaufar Ketua Panitia Darul Arqam menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi sarana pembentukan karakter bagi para siswa. Ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat iman sekaligus membangun kepribadian yang beradab.
“Saya berharap melalui kegiatan Darul Arqam ini seluruh siswa dapat menjadi pribadi yang beriman, beradab, dan berkarakter sesuai dengan tema kegiatan, yaitu Perkuat Iman, Bangun Karakter Pelajar yang Beradab,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Emi Faizatul Afifah, dalam sambutannya mengajak para peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai kesempatan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, kehidupan manusia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta, sehingga masa muda perlu diisi dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.
“Melalui Darul Arqam ini kita belajar mengenal Islam lebih dalam, memperbanyak ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah. Karena sejatinya manusia akan kembali kepada Allah SWT, maka sebelum itu kita harus memperbanyak amal ibadah,” tuturnya.
Ia juga berharap setelah mengikuti rangkaian kegiatan Darul Arqam, para siswa dapat mengalami perubahan positif dalam sikap dan perilaku sehari-hari. “Semoga setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan mendapatkan keberkahan,” tambahnya.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, dilakukan penyematan kartu identitas peserta yang diwakili oleh Aisyah Cindy Nabila dan Muhammad Humam. Prosesi ini menandai dimulainya perjalanan pembinaan spiritual para siswa selama beberapa hari ke depan.
Darul Arqam di SMAMDELA bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadan. Dengan menghadirkan pengalaman mondok selama satu malam, para siswa diajak merasakan secara langsung kehidupan yang lebih disiplin, religius, dan penuh kebersamaan. Melalui pengalaman tersebut, sekolah berharap nilai-nilai iman, adab, dan karakter tidak hanya dipahami, tetapi juga tumbuh dan tertanam dalam kehidupan para pelajar.












