Menu

Mode Gelap
Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

Gerak WIB

Muhammadiyah Usahakan Duafa Berdaya Ditengah Pandemi


 Muhammadiyah Usahakan Duafa Berdaya Ditengah Pandemi Perbesar

Pemberdayaan kaum duafa atau mustad’afiin di masa pandemi menjadi sebuah perhatian bagi Muhammadiyah terkhusus pada Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan
Pusat Muhammadiyah. Keberpihakan Muhammadiyah dalam menolong kesengsaraan menjadi modal
untuk selalu membantu kaum duafa yang saat ini menjadi terdampak dalam situasi pandemi Covid-19.

#


Kajian yang bertemakan “Pemberdayaan Duafa dan Tantangannya” disampaikan oleh Dr. M. Nurul Yamin, M.Si. selaku Ketua MPM PP Muhammadiyah pada Rabu (20/05).


Dr. M. Nurul Yamin, M.Si. menyampaikan bahwa MPM melalui komando MCCC mengupayakan pemberdayaan masyarakat terdampak pandemi sedari awal. Menurutnya, pemberdayaan yang bisa dilakukan pada awal mula ialah pemenuhan pada sektor ketahanan pangan, yaitu pemberian sembako.
MPM menggelorakan jihad kedaulatan pangan untuk membantu para kaum duafa hadapi pandemi ini.


“karena menganjurkan memberikan makan kepada orang miskin itu menjadi bagian dari menegakkan
agama, tidak melakukannya itu bagian dari mendustakan agama,” ungkapnya.


Pemenuhan pada sektor ketahanan pangan sendiri juga melalui dinamika yang cukup panjang sebab mengutamakan pemberdayaan bagi masyarakat, dimana produksi pangan kemudian distribusi
hingga dengan penerimanya melibatkan upaya – upaya yang bersifat pemberdayaan masyarakat itu
sendiri “ Upaya – upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Muhammadiyah harus
disalurkan kepada orang yang tepat, pada invertensi yang tepat,” tambahnya.


Setelah bergerak pada sektor pemenuhan pangan, MPM juga mengupayakan kepada warga
Muhammadiyah untuk membiasakan membeli produk lokal milik Muhammadiyah dan bermitra
dengan amal usaha milik persyarikatan. Hal tersebut bertujuan mengamankan perputaran usaha yang dimiliki Muhammadiyah Dr. M. Nurul Yamin, M.Si. juga sampaikan bahwa upaya lanjutan yang diberikan adalah
memberdayakan masyarakat untuk bisa memenuhi kebuhutuhannya sendiri berdasarkan kemampuan
yang ada di lingkungan.

“pada tahap lanjutan tersebut akan muncul potensi – potensi dalam masyarakat, itulah yang akan didampingi oleh MPM. Tanggap darurat memenuhi kebutuhan pangan, kemudian
memberdayakan masyarakat melalui potensi yang ada di lingkungan dan dikembangkan menjadi skill,” jelasnya.


Muhammadiyah yang tetap eksis sebab gerakan menolong kesengsaraan pada kaum duafa inilah yang
menjadi modal utama untuk terus berupaya menolong masyarakat terdampak akibat pandemi Covid-19.
Dr. M. Nurul Yamin, M.Si. menekankan bahwa menolong pada kesengsaraan menjadi sebuah
panggilan untuk mensyi’arkan agama di muka bumi.(*)

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur

5 December 2022 - 17:54 WIB

MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru

4 December 2022 - 16:06 WIB

PRA Bolon Colomadu Bikinkan Sarapan Penggembira Muktamar 48

17 November 2022 - 13:35 WIB

PCIM Pakistan Dan LazisMu Salurkan Bantuan Untuk Penyintas Banjir

11 October 2022 - 22:15 WIB

Digitalisasi Dakwah, LDK Jatim Gelar Bimtek Dai Komunitas

27 August 2022 - 22:50 WIB

Sekolah Non Muslim Di Solo Siap Tampung Penggembira Muktamar 48

24 August 2022 - 06:05 WIB

Trending di Gerak