Menu

Mode Gelap
Digelar Sebentar Lagi, Ketua PWM Jabar Ajak Warga Muhammadiyah Dukung dan Sukseskan OlympicAD VII Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli Resmi Dilantik, Rektor UM Bandung Minta Para Warek Terus Lakukan Peningkatan Kualitas dan Transformasi Kampus Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung

Kabar WIB

Hifdzun An-Nas Cara Muhammadiyah Sambut Tahun Ajaran Baru


 Hifdzun An-Nas Cara Muhammadiyah Sambut Tahun Ajaran Baru Perbesar

Muhammadiyah sambut tahun ajaran baru 2020 – 2021 pada 13 Juli 2020 lalu dengan prinsip “hifdzun an-nas”, keselamatan bagi warga sekolah. Melalui kebijakan sekolah di rumah yang masih diperpanjang, hal ini merupakan ikhtiar Muhammadiyah untuk menjaga keselamatan murid dan guru dari wabah Covid-19 yang mana belum terlihat adanya penurunan kurva.

H. R. Alpha Ammirachman, M.Phil., Ph.D selaku Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah menanggapi kurva pandemi yang belum juga melandai, maka pihaknya telah membuat panduan pembelajaran selama masa pandemi untuk dapat diberlakukan bagi seluruh sekolah Muhammadiyah yang ada di Indonesia “Kita buat sangat rinci butir perbutir bagaimana kita menanggapi pandemi Covid-19 ini. Kami membuat panduan tidak sendiri, kami berkoordinasi intensif dengan MCCC”

Selain berprinsip pada keselamatan warga sekolah baik murid, guru, orang tua murid hingga petugas di sekolah, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah juga berprinsip pada hak pembelajaran. H. R. Alpha menyembutkan bahwa Muhammadiyah akan selalu memberikan hak murid untuk mendapatkan pembelajaran yang semestinya “prinsip yang kedua kita tidak merugikan peserta didik dan para santri kita, artinya dalam kondisi seperti ini pun mereka harus menerima hak nya. Saya kira pembelajaran dari rumah adalah pilihan yang terbaik saat ini” pungkasnya.

Adapun saat ini yang sedang diupayakan oleh Muhamamdiyah adalah mengelola sistem pembelajaran yang adaptif terhadap situasi pandemi Covid-19. Hal tersebut di karenakan tantangan – tantangan justru bermunculan ketika sistem pembelajaran berada pada titik berevolusi. Menurut H. R. Alpha bahwa lambannya perjalanan transfer of value dan keteladanan dalam pembelajaran adalah tantangan yang sangat luar biasa.

Suwardi M.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul menyampaikan bahwa beberapa rancangan pembelajaran yang sudah di terapkan oleh sekolah Muhammadiyah merupakan hasil perubahan manajemen pembelajaran, yaitu menyederhanakan capaian kompetensi bagi anak dan mengutamakan sisi psikologis anak ketika belajar di rumah. Penyederhanaan capaian kompetensi berupa materi pelajaran yang menarik dan menggembirakan bagi anak.

Dari semua hal yang telah disampaikan, bagi H. R. Alpha kunci utamanya terletak pada komunikasi yang terjalin antara guru dan orang tua murid. Sebab proses pembelajaran di masa pandemi tidak bisa lagi hanya bergantung pada guru. Orang tua murid jelas harus terlibat dalam perkembangan belajar anak selama masa pandemi.(*)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Audiensi ke Lazismu, IPM Gresik Siap Jadi Relawan ke Pelosok Desa

28 February 2024 - 00:35 WIB

Perguruan Muhammadiyah Balongpanggang Ikuti Workshop about PPDB Abnormal

27 February 2024 - 10:16 WIB

AMM Gumeno Bersama IMM Gresik Baksos Kesehatan Untuk 100 Warga

25 February 2024 - 21:50 WIB

Ternyata Masuk Di SD Almadany Tidak Mudah

25 February 2024 - 11:47 WIB

IMM Gresik Membumikan Gerakan Intelektual Melalui Forum Keprofetikkan

24 February 2024 - 23:22 WIB

Sambut Pelantikan PD IPM Gresik, Lembaga Infokom Siapkan Short Movie

24 February 2024 - 18:18 WIB

Trending di Kabar