Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat Ini Lima Poin Keputusan Ini Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta 7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas 13 Besar Haedar Nashir Teratas

Kabar WIB

Hifdzun An-Nas Cara Muhammadiyah Sambut Tahun Ajaran Baru


 Hifdzun An-Nas Cara Muhammadiyah Sambut Tahun Ajaran Baru Perbesar

Muhammadiyah sambut tahun ajaran baru 2020 – 2021 pada 13 Juli 2020 lalu dengan prinsip “hifdzun an-nas”, keselamatan bagi warga sekolah. Melalui kebijakan sekolah di rumah yang masih diperpanjang, hal ini merupakan ikhtiar Muhammadiyah untuk menjaga keselamatan murid dan guru dari wabah Covid-19 yang mana belum terlihat adanya penurunan kurva.

#

H. R. Alpha Ammirachman, M.Phil., Ph.D selaku Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah menanggapi kurva pandemi yang belum juga melandai, maka pihaknya telah membuat panduan pembelajaran selama masa pandemi untuk dapat diberlakukan bagi seluruh sekolah Muhammadiyah yang ada di Indonesia “Kita buat sangat rinci butir perbutir bagaimana kita menanggapi pandemi Covid-19 ini. Kami membuat panduan tidak sendiri, kami berkoordinasi intensif dengan MCCC”

Selain berprinsip pada keselamatan warga sekolah baik murid, guru, orang tua murid hingga petugas di sekolah, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah juga berprinsip pada hak pembelajaran. H. R. Alpha menyembutkan bahwa Muhammadiyah akan selalu memberikan hak murid untuk mendapatkan pembelajaran yang semestinya “prinsip yang kedua kita tidak merugikan peserta didik dan para santri kita, artinya dalam kondisi seperti ini pun mereka harus menerima hak nya. Saya kira pembelajaran dari rumah adalah pilihan yang terbaik saat ini” pungkasnya.

Adapun saat ini yang sedang diupayakan oleh Muhamamdiyah adalah mengelola sistem pembelajaran yang adaptif terhadap situasi pandemi Covid-19. Hal tersebut di karenakan tantangan – tantangan justru bermunculan ketika sistem pembelajaran berada pada titik berevolusi. Menurut H. R. Alpha bahwa lambannya perjalanan transfer of value dan keteladanan dalam pembelajaran adalah tantangan yang sangat luar biasa.

Suwardi M.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul menyampaikan bahwa beberapa rancangan pembelajaran yang sudah di terapkan oleh sekolah Muhammadiyah merupakan hasil perubahan manajemen pembelajaran, yaitu menyederhanakan capaian kompetensi bagi anak dan mengutamakan sisi psikologis anak ketika belajar di rumah. Penyederhanaan capaian kompetensi berupa materi pelajaran yang menarik dan menggembirakan bagi anak.

Dari semua hal yang telah disampaikan, bagi H. R. Alpha kunci utamanya terletak pada komunikasi yang terjalin antara guru dan orang tua murid. Sebab proses pembelajaran di masa pandemi tidak bisa lagi hanya bergantung pada guru. Orang tua murid jelas harus terlibat dalam perkembangan belajar anak selama masa pandemi.(*)

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur

24 November 2022 - 13:51 WIB

Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat

21 November 2022 - 10:33 WIB

7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas

20 November 2022 - 06:27 WIB

13 Besar Haedar Nashir Teratas

20 November 2022 - 01:45 WIB

hasil perolehan suara 13 besar Muktamar Muhammadiyah 48

2700 Pemilik Hak suara Tentukan 13 Pimpinan Dengan E-voting

19 November 2022 - 21:29 WIB

3700 Talent  Hibur  Pembukaan Muktamar ke48

19 November 2022 - 09:38 WIB

Trending di #muktamar muhammadiyah aisyiyah 48