Home Gerak Hari Tasyrik Lazismu Jatim Potong 206 Sapi Kwalitas Super Untuk Ketahanan Pangan

Hari Tasyrik Lazismu Jatim Potong 206 Sapi Kwalitas Super Untuk Ketahanan Pangan

by Akhmad Sutikhon

Lazismu Jawa timur akan memotong 206 sapi qurban dengan kwalitas super pada hari tasyrik 1 -3 Agustus 2020.


Sapi yang akan dipotong berasal dari berbagai daerah di Jawa timur dan beberapa hewan qurban titipan dari Jateng, Lampung serta beberapa pejabat diantaranya Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
Malam ini di Magetan panitia Qurban untuk ketahanan pangan Lazismu Jawa timur mempersiapkan teknisnya.

Beberapa masalah teknis yang disiapkan malam ini diantaranya mempersiapkan nama-nama shohibul qurban untuk dibacakan saat penyembelihan hewan qurban besok.
Panitia juga menyiapkan tim penyembelih hewan qurban untuk membantu Rumah Potong Hewan (RPH) untuk mempercepat proses.

Lazismu Jatim menggunakan 3 RPH diantaranya di Magetan, Blitar dan Probolinggo.

Setelah hewan qurban dipotong, daging langsung dikirim ke perusahaan cool storage untuk menyimpan daging qurban sambil menunggu kesiapan pabrik pengolahan daging yang akan dimasak menjadi rendang.

Ketua Lazismu Jatim Zainul Muslimin mengaku upaya yang ditempuh sebagai pertanggungjawaban kepada Shohibul qurban

“Kami ingin melayani shohibul qurban agar mereka merasa aman secara syar’i dengan hewan qurban yang dititipkan kepada kami” jelas Zainul Muslimin, Jumat (31/7/2020).

Program pengalengan daging hewan qurban pada tahun 2020 merupakan tahun ke tiga yang digagas Lazismu Jawa timur.

Program Pangalengan daging qurban mulai diminati masyarakat karena punya manfaat yang lebih luas.

Oleh Lazismu Jatim hewan qurban yang dimasak menjadi rendang dan dikalengkan didistribusikan ke daerah bencana, rawan pangan dan pulau terluar Indonesia. (Tik)

Related Articles

1 comment

Abdul Kadir Usri 01/08/2020 - 11:27

Sekolah itu lembaga pendidikan bukan lembaga pengajaran yang hanya memberikan ilmu dan ketrampilan yang menjadikan anak didik sebagai pekerja. Sekolah lebih dari pada itu, sekolah harus mempersiapkan anak didik sebagai pemimpin sehingga disamping punya ilmu dan keterampilan juga harus punya moral dan etika yang baik disinilah pentingnya ilmu agama dan pembelajaran ahlak

Reply

Leave a Comment