Menu

Mode Gelap
Digelar Sebentar Lagi, Ketua PWM Jabar Ajak Warga Muhammadiyah Dukung dan Sukseskan OlympicAD VII Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli Resmi Dilantik, Rektor UM Bandung Minta Para Warek Terus Lakukan Peningkatan Kualitas dan Transformasi Kampus Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung

Kabar WIB

Ini Dia Terobosan SD Almadany di Masa Pandemi, Terapkan Pembelajaran Daring Hingga Home Visit


 Pelaksanaan home visit SD Almadany di rumah salah seorang siswanya. (Foto: Mahfudz Efendi). Perbesar

Pelaksanaan home visit SD Almadany di rumah salah seorang siswanya. (Foto: Mahfudz Efendi).

GIRImu.com – Begitu besar harapan para orang tua agar anak mereka kembali belajar di sekolah secara normal. Namun, masa pandemi virus corona (Covid-19) yang hingga kini berlangsung, memupus harapan itu dan memaksa anak-anak mereka harus belajar dari rumah masing-masing.

Menyikapi hal itu, SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, tidak kehabisan akal melakukan berbagai cara agar siswa tidak ketinggalan pelajaran. Di antara terobosan yang dilakukan adalah pembelajaran dalam jarinngan (daring/online), guru keliling, pemberian tugas project dan home visit.

Tentang home visit, Kepala SD Almadany, A.H. Nurhasan Anwar, menyampaikan, kegiatan itu  merupakan salah satu program pembelajaran yang dilakukan SD Almadany. Program ini dilakukan seminggu sekali di rumah siswa dengan harapan bisa membantu memberikan pemahaman tentang tugas project sekolah.

Nurhasan menambahkan, program home visit ini hanya dilakukan ke beberapa siswa yang membutuhkan penanganan khusus. Teknis pelaksanaannya, guru kelas beserta guru pendamping datang ke rumah siswa untuk mendampingi belajar siswa selama pandemi ini berlangsung.

Wartini, bunda dari siswa kelas 3, Aidh Alqorin menyampaikan seput kejenuhan putra-putrinya yang telah belajar di rumah sejak pertengahan Maret 2020 lalui. “Semangat belajar anak-anak kian turun, mungkin karena bosan sudah terlalu lama belajar di rumah,” ungkapnya Sabtu (12/9/2020).

Wartini memiliki dua putra dan seorang putri yang harus menjalani pembelajaran di rumah sejak hampir tujuh bulan lalu. Ia merasa bersyukur dan berterima kasih, karena Aidh Alqorin, putra keduanya yang bersekolah di SD Almadany mendapatkan perhatian dari ustadz/ustadzahnya di sekolah.

“Saya lega, senang, dan bersyukur sekali karena seminggu sekali ada Ustadz Fendy dan Ustadzah Devi yang berkunjung ke rumah,” ujarnya.

Banyak manfaat yang ia dan suami rasakan dengan adanya program home visit ini. “Alhamdulillah banget ya. Saya senang dengan adanya home visit, berkesan karena masih ada komunikasi. Kalau tidak sama sekali, bisa-bisa Aidil lupa ke sekolah. Jadi, dengan adanya home visit, alhamdulillah meskipun tidak seratus persen seperti di sekolah, minimal Aidil masih mau belajar dan lebih semangat jika ditemani,” tambahnya.

Meski demikian, lanjut Wartini, tetap saja kerinduan untuk kembali bersekolah tidak berkurang di hati putra-putrinya. Iaa lalu mengungkapkan cerita saat bertanya ke Aidil. “Aidil senang gak kalau ada ustad-ustadzah ke sini?” Spontan putra kedua itu menjawab, “Senang sih, tapi lebih senang lagi kalau ke sekolah”.

Hal itu juga dibenarkan guru kelas Antartika, Mahfudz EFendi, yang selalu mendampingi home visit di rumah Aidil. Dikatakan, rasa rindu kembali ke sekolah tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi guru juga lebih senang jika keadaan normal seperti semula. Sebab, pada pembelajaran tatap muka (evaluasinya) lebih terukur dan  lebih efektif.

Di tengah berbagai keterbatasan akibat pandemi yang entah kapan berakhir ini, Wartini tidak dapat memungkiri berbagai ide cemerlang dari SD Almadany agar pembelajaran tidak membosankan.

“Almadany sudah cukup bagus pembelajaranya, tidak terlalu memberatkan siswa dan sejauh ini pembelajaran di SD Almadany efektif. Harapan saya, terus ada kiat-kiat baru agar siswa tetap semangat belajar,” ujar ibu asal Sumenep, Madura ini. (fud)

Kontributor: Devi Yulianti/Mahfudz Efendi.

Artikel ini telah dibaca 199 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Audiensi ke Lazismu, IPM Gresik Siap Jadi Relawan ke Pelosok Desa

28 February 2024 - 00:35 WIB

Perguruan Muhammadiyah Balongpanggang Ikuti Workshop about PPDB Abnormal

27 February 2024 - 10:16 WIB

AMM Gumeno Bersama IMM Gresik Baksos Kesehatan Untuk 100 Warga

25 February 2024 - 21:50 WIB

Ternyata Masuk Di SD Almadany Tidak Mudah

25 February 2024 - 11:47 WIB

IMM Gresik Membumikan Gerakan Intelektual Melalui Forum Keprofetikkan

24 February 2024 - 23:22 WIB

Sambut Pelantikan PD IPM Gresik, Lembaga Infokom Siapkan Short Movie

24 February 2024 - 18:18 WIB

Trending di Kabar