Home Kabar Sambut Ramadan, Masjid Taqwa SMPM 12 GKB Hadirkan Ustadz Rofi’ Munawar

Sambut Ramadan, Masjid Taqwa SMPM 12 GKB Hadirkan Ustadz Rofi’ Munawar

by Hartoko

GIRImu.com – Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik selalu menggelar Pengajian Pra-Ramadan. Demikian juga tahun ini, untuk menyambut hadirnya bulan suci Ramadan, kajian dilaksanakan pekan lalu itu menghadirkan Ustadz Rofi’ Munawar, Lc, mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 yamg juga Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jatim.

Dalam pengajian yang dilaksanakan setelah salat Maghrib, 21 Maret 2021, Rofi’ Munawar menerangkan, secara bahasa, puasa (ash-shiyam) artinya menahan diri, seperti tersebut dalam Q.S. Maryam ayat 26. Sedangkan makna secara syar’i, Ibnu Katsir mengatakan ,“Allah Ta’ala berfirman, ditujukan kepada kaum mukminin dari umat ini (seraya) memerintahkan kepada mereka untuk berpuasa yang (maknanya) adalah menahan diri dari makan, minum, dan berhubungan suami istri dengan niat ikhlas karena Allah Azza wa jalla. Di dalamnya terdapat kesucian, kebersihan, dan penyucian jiwa dari kotoran-kotoran hina dan akhlaq yang tidak terpuji”.

Menurut Rofi’ Munawar, ada peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadan. Yang pertama adalah turunnya syariat puasa. Puasa Ramadan disyariatkan Allah pada bulan Sya’ban tahun ke-2 Hijriyah, yang pelaksanaannya di bulan Ramadan tahun ke-2 Hijriyah.

Peristiwa penting kedua adalah turunnya Al Qur’an. Menurut hadits riwayat Ahmad, Al Qur’an diturunkan pada 25 Ramadan, bukan 17 Ramadan seperti umumnya diperingati selama ini. Menurut Rofi’ Munawar, keterangan Al Qur’an turun pada 17 Ramadan, dirinya belum menemukan hadits yang kuat.

Adapun peristiwa penting ketiga adalah turunnya syariat perang. QS Al Baqarah ayat 216 menyebutkan, “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”.

Perang Badar terjadi pada tanggal 17 Ramadan tahun ke-2 Hijriyah. Dengan pertolongan Allah, kaum Muslimin menang (Ali Imran 123).

Selain peristiwa-peristiwa penting tersebut, puasa Ramadan memiliki beberapa keutamaan. Menurut Rofi’ Munawar, keutamaan puasa Ramadan yang pertama adalah pengampunan dosa. Sebagaimana hadits yang sering dibaca saat bulan Ramadhan yaitu, barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya di masa lalu pasti diampuni (HR Bukhari dan Muslim).

Keutamaan kedua adalah sebagai benteng dan perisai diri. Dari Utsman bin Affan Ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Puasa adalah perisai, ibarat perisai kalian dalam perang”. Sedangkan keutamaan ketiga yaitu, sebagai penghalau fitnah. Hudzaifah bin Al Yaman Ra, berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Fitnah (cobaan) seseorang dalam keluarga, harta, anak, dan tetangga dihapus oleh shalat, puasa, sedekah, dan amar ma’ruf nahi munkar” (Muttafaq Alaih).

Keutamaan puasa Ramadan keempat adalah pembebas dari neraka. “Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan” (HR Al Bazzar).

Keutamaan kelima adalah pahala yang tidak terhingga. Sebuah hadits menerangkan, bahwa setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, “Kecuali amalan puasa, amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya.

Di akhir ceramahnya, Rofi’ Munawar mengungkapkan beberapa amalan unggulan di bulan Ramadan, yaitu puasa wajib, qiyam Ramadan (salat tarawih), tadarus Al Qur’an, memperbanyak sedekah, memperbanyak zikir dan doa, itikaf di masjid, dan umrah di bulan Ramadan. (*)

Kontributor: Kemas Saiful Rizal

Related Articles

Leave a Comment