Menu

Mode Gelap
UIN Bandung Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pembimbing Haji dan Umrah Gamelan Purbalaras, Menyusuri Harmoni Alat Musik Tradisional Sunda di Kota Bandung Kembali ke Buku: Pentingnya Literasi di Era Media Sosial Parenting: Upaya Mengelola Sikap Anak dan Remaja Ini Penjelasan Konsep Pendidikan Islami Menurut Kaprodi PAI UM Bandung

Gerak WIB

Aisyiyah Gresik Himpun Sampah untuk Ringankan Beban Pasukan Kuning


 Aisyiyah Gresik Himpun Sampah untuk Ringankan Beban Pasukan Kuning Perbesar

GIRImu.com — Anggota dan simpatisan Aisyiyah Kabupaten Gresik berkontribusi dalam program Pekan Sedekah Sampah (Pedas) yang dikoordinasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bekerja sama dengan Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag). Caranya, mereka mengumpulkan sampah, memilah, lalu menyetorkannya ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Selain untuk pertimbangan kesehatan, ternyata aksi sedekah sampah ini juga bermisi sosial. Pasalnya, oleh DLH, sampah yang terkumpul itu dijual kepada pengepul. Hasilnya disumbangkan kepada crew kebersihan lingkungan yang dikenal dengan istilah pasukan kuning dan pasukan hijau.

Tidak semua jenis sampah dihimpun, tetapi dibatasi hanya sampah bekas botol plastik, kardus dan kertas atau buku. Pengumpulan sampah bernilai ekonomis ini dilakukan pada Selasa (12/10/2021) dalam dua sesi, yakni pagi dan sore. Sampah yang terkumpul lalu diangkut dengan menggunakan mobil pick up ke DLH bersama dengan cabang-cabang lainnya, Rabu (13/10/2021)

Dihubungi Kamis (14/10/2021), Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kebomas, Gresik, Nur Fadlilah, mengatakan, sebenarnya potensi sampah yang bisa dihimpun lebih besar dari yang telah dikumpulkan ke DLH Kabupaten Gresik. Tetapi, karena sampah juga dihimpun bersama sejumlah PCA dan juga komunitas lainnya, maka PCA Kebomas menyetorkan sebanyak satu unit pick up.

“Kalau mau, potensinya jauh labih banyak lagi. Khawatir tempat penampungannya gak muat, jadi cukup satu mobil pick up saja,” ujarnya.

Ia menambahkan,  sesuai instruksi PDA Kab. Gresik, selain Kebomas, PCA yang diamanhi terlibat dalam program Pedas ini adalah adalah PCA Gresik, PCA GKB, dan PCA Manyar. Secara serentak, empat PCA dan PDA, Rabu (13/10/2021) mengumpulkan sampah itu di DLH. Total sebanyak enam mobil pick up disetor ke DLH, dengan rincian: keempat PCA masing-masing satu pick up dan PDA mengumpulkan dua pick up.

Sementara Kabag Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Gresik, Umayah, mengatakan, program Pedas dilaksanakan dua kali dalam setahun. Hal ini dimaksudkan sebagai edukasi dan pembelajaran pengelolahan sampah oleh masyarakat. Sasasarannya adalah sekolah, desa, kelompok PKK, organisasi masyarakat, dan WIDI (kelompok mahasiswa pencinta lingkungan).

Dikatakan, setelah sampah dikumpulkan di DLH, dilakukan pemilahan sesuai jenisnya. Selanjutnya, ujar Umayah, sampah itu  dijual ke pengepul sampah. Hasil dari penjualan sampah itu kemudian disumbangkan kepada seluruh anggota pasukan kuning (petugas kebersihan) dan pasukan hijau (petugas pertamanan) di kabupaten Gresik yang berjumlah sekitar 450 orang.

“Dalam program ini, selain terkait kebersihan atau kesehatan, sekaligus bermisi sosial. Sebab, hasil dari penjualan sampah, seluruhnya diserahkan kepada pasukan kuning dan pasukan hijau di Kabupaten Gresik,” ujarnya.  (ern)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hati-hati Muhammadiyah dicatut penipu  dengan modus  Koperasi Syariah

29 September 2023 - 04:03 WIB

Disperpusip – MPID PDM Gresik Sepakat Perkuat Gerakan Literasi Masyartakat, Siapkan Lomba Menulis Langsung Tangan

26 September 2023 - 19:42 WIB

Eksplorasi Kampus dan Sambut Mahasiswa Baru, UMG Gelar Mataf 2023

16 September 2023 - 12:08 WIB

Muhammadiyah Desak Pemerintah Jamin dan Muliakan Hak-hak Masyarakat Pulau Rempang, Batam

14 September 2023 - 21:11 WIB

Mahasiswa KKN UMG Gelar Implementasi Alat Peraga di SMP Muh 7 Paciran Lamongan

23 August 2023 - 15:35 WIB

Perkuat Kualitas Kader, IMM Komisariat Teknokrat UMG Gelar Pelatihan Bidang

21 August 2023 - 07:58 WIB

Trending di Gerak