Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat Ini Lima Poin Keputusan Ini Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta 7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas 13 Besar Haedar Nashir Teratas

Kabar WIB

Komandan Kokam Jatim Menjadi Pembina Upacara Hari Sumpah Pemuda Di Berlian School


 Komandan Kokam Jatim Menjadi Pembina Upacara Hari Sumpah Pemuda Di Berlian School Perbesar

SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) melaksanakan upacara hari Sumpah pemuda dilapangan sekolah, Kamis (28/10/2021) dengan pembina upacara Komandan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah  (Kokam) Jatim Al Muslimun.

#

Suasana terik matahari tidak menyurutkan semangat siswa untuk mengikuti upacara.
Upacara digelar dengan standar protokol Covid-19 secara ketat.

Al Muslimun dalam amanahnya menyatakan, upacara sumpah pemuda merupakan salah satu tonggak kebangkitan generasi muda.

“Salah satu tonggak sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk melawan, mengusir penjajah bangsa Indonesia,” tambahnya.

Mental Usir Kebodohan

Al Muslimun mengajak para peserta yang serempak berbaju Hizbul Wathan itu membayangkan, pada zaman itu, anak muda usia 10-15 tahun sudah punya pemikiran menentang penjajah. “Sudah punya keyakinan mengusir penjajah,” imbuhnya.

Belajar dari itu, lanjutnya, berapapun usia kita sekarang entah kelas I sampai kelas VI, apakah sudah ada mental untuk mengusir kebodohan yang ada dalam diri kita?

Maka dia menegaskan, “Hilangkan kebodohan, bentuk karakter pejuang! Singkirkan kemalasan di antara kita,  kekuatan religius yang akan  membentuk mental kita!” 

Jika religius dan pintar tidak kita bangun, kata dia, kita akan dikuasai kemalasan. “Kita akan dikuasai nilai-nilai negatif dalam diri kita,” ucapnya.

Tidak Seperti Daun Kering

Dia mengimbau peserta agar tidak seperti daun kering yang menempel di ranting. “Ketika diterpa angin kecil saja, berguguran tidak punya arti yang penting,” ungkapnya.

Padahal, awalnya tumbuh menjadikan pohon rindang. Tapi ketika sudah kering, gugur berjatuhan ke tanah. “Berterbangan, gugur, tidak bisa berkembang,” ujarnya puitis.

Dia menerangkan, ketika mau mengejar karakter yang baik, maka akan menjadikan diri tak seperti daun kering. Dengan penuh semangat, dia menyatakan karakter baik bisa tampak dari kebangkitan jiwa untuk membanggakan orangtua.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak siswa sebagai generasi muda penerus untuk terus bangkit. “Bangkit adik-adikku! Kalian generasi penerus kita, kalian akan mewarisi amal-amal usaha kita,” imbaunya.

Bisa jadi, tambahnya, bukan sekadar meneruskan generasi sebelumnya tapi muncul sebagai generasi pengganti yang lebih baik. “Kalian yang akan menggantikan, kalian harus bangkit dengan skill (keterampilan)!” tegasnya.*

Penulis: Sayyidah Nuriyah

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur

24 November 2022 - 13:51 WIB

Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat

21 November 2022 - 10:33 WIB

7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas

20 November 2022 - 06:27 WIB

13 Besar Haedar Nashir Teratas

20 November 2022 - 01:45 WIB

hasil perolehan suara 13 besar Muktamar Muhammadiyah 48

2700 Pemilik Hak suara Tentukan 13 Pimpinan Dengan E-voting

19 November 2022 - 21:29 WIB

3700 Talent  Hibur  Pembukaan Muktamar ke48

19 November 2022 - 09:38 WIB

Trending di #muktamar muhammadiyah aisyiyah 48