Menu

Mode Gelap
Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

Kabar WIB

Berkhidmat Sampai Akhir Hayat Refleksi MIlad Muhammadiyah Ke 109 Tahun PWM Jateng


 Berkhidmat Sampai Akhir Hayat Refleksi MIlad Muhammadiyah Ke 109 Tahun PWM Jateng Perbesar

Refleksi Milad Muhammadiyah ke 109 Tahun Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah patut diajungi jempol, Refleksi Milad dengan menghadirkan traktikal dengan thema Berkhidmat Sampai Akhir Hayat. Acara diselenggarakan di Edutorium KH. Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hadir secara luring dalam Refleksi Milad 109 ini Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka; Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Marpuji Ali; Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti; Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Drs. KH. Tafsir, M.Ag.; Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si.
Adapun Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si., dan Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H., MIP. Hadir secara luring melalui Video Conference.
Rektor UMS, sekaligus Ketua Panitia Penerimaan Muktamar dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diangkat pada perhelatan Milad kali ini memperlihatkan komitmen Muhammadiyah dalam penanganan Covid-19.
“Tema tersebut menjadi peneguhan dan komitmen Muhammadiyah dalam penanganan Covid-19.” Ungkapnya dalam sambutan.

#

Ketua PWM Jawa Tengah yang turut hadir, menyampaikan “Berkhidmat Sampai Akhir Hayat, tema yang diambil sebagai bentuk refleksi dan kontemplasi untuk mengenang para pemimpin kita, teman kita, saudara kita yang telah mendahului kita pada saat Covid-19 melanda.”
Hal ini diamini oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melalui sambungan Video Conference, bahwa Muhammadiyah mempunyai andil yang besar dalam membantu pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid-19.
“Tanpa hadirnya Muhammadiyah, pemerintah akan lebih lama dalam mengatasi pandemi ini.” Ucapnya dalam sambutan. Ia menambahkan, “Sudah seyogyanya kita meneruskan apa yang telah dimulai oleh KH. Ahmad Dahlan. Sengkuyung bebarengan untuk kemakmuran negri ini.”
Kemudian setelah sesi sambutan, Prof. Abdul Mu’ti berkesempatan memberikan refleksi atas Milad Muhammadiyah ke 109 ini. Beliau menyampaikan bahwa momentum milad kali ini merupakan momentum untuk melakukan muhasabah, mudzakarah, dan munadharah.
Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya Pandemi Covid-19 ini, paling tidak terdapat delapan nilau utama yang bisa kita ambil sebagai ibrah. Pertama, nilai ketauhidan untuk kemanusiaan. Kedua, nilai pemuliaan manusia. Ketiga, nilai persaudaraan dan kebersamaan. Keempat, nilai kasih sayang. Kelima, nilai tengahan atau moderat. Keenam, nilai kesungguhan berusaha. Ketujuh, nilai keilmuan atau ilmiah Kedelapan, nilai kemajuan.

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru

4 December 2022 - 16:06 WIB

Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

3 December 2022 - 20:55 WIB

Hasil Muktamar 14 Nasyiatul Aisyiyah Harus Menguatkan Peradaban

30 November 2022 - 23:08 WIB

Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur

24 November 2022 - 13:51 WIB

Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat

21 November 2022 - 10:33 WIB

7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas

20 November 2022 - 06:27 WIB

Trending di #muktamar muhammadiyah aisyiyah 48