Menu

Mode Gelap
PKM Center UM Bandung Gelar Dikusi Kiat Sukses Pendanaan PPK Ormawa Ruang Tanpa Nama, Buku yang Membawamu pada Kondisi Suwung Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Dorong Umat Islam Terlibat Aktif Membangun Peradaban Atasi Minimnya Informasi dari Lapangan, Relawan Kebencanaan Muhammadiyah Dibekali Keterampilan Jurnalistik Meriahnya MOTEKART Prodi PIAUD UM Bandung Suguhkan Berbagai Tampilan Mahasiswa Dengan Kostum Unik

Gerak WIB

Tim Medis MDMC Layani Korban Erupsi Semeru Hingga Malam Hari


 Tim Medis MDMC Layani Korban Erupsi Semeru Hingga Malam Hari Perbesar

Muhammadiyah Disaster management center (MDMC) memberikan pelayanan medis hingga malam hari dilokasi terisolir dan mengirim bantuan makanan siap saji dan kebutuhan sembako serta popok bayi dilokasi terisolir di desa  Jugosari Kec Candipuro Lumajang. Ahad (05/12/2020).

Pengobatan kepada warga dan pengiriman logistik pada malam hari dilakukan karena beberapa desa didekat jembatan gantung kali legoyo mulai pagi hingga sore belum dijamah relawan.

Lokoasi menuju desa tersebut terbilang sulit, selain licin jalannya juga sempit.

MDMC mengirim logistik ke desa kamar kajang dan Kajar Kuning 20 dus air mineral, 205 nasi bungkus, serta baju layak pakai.

MDMC juga mengirim tenaga medis untuk terjun langsung dilokasi – lokasi terisolir.

Bahkan di sebrang kali legoyo, tim medis MDMC juga membuka layanan pada malam hari.

Dari beberapa warga yang memeriksakan diri ke posko darurat yang berada dirumah warga tersebut, tim medis dari MDMC banyak menemukan warga bergejala pusing dan diare.

Bahkan tim medis harus diantar sepeda motor untuk memeriksa anak yang mengalami kejang diloaksi yang tidak bisa dilalui kendaraan roda 4.

Mutmainnah, warga jugosari mengaku mulai hari Sabtu, (4/12/2021) kepalanya pusing.

“Saya pusing-pusing pak, mulai kemarin” kata Mutmainnah.

Setelah diperiksa tim medis dari MDMC, Mutmainnah dinyatakan sehat dan tekanan darahnya normal, dan diduga karena banyak menghirup bau belerang akibat erupsi Semeru.

Koordinator medis dari RS Aisyiyah Probolinggo dr Benny mengaku senang bisa berbagi dengan warga yang terdampak erupsi gunung Semeru.

“Walau medannya berat, tapi kita senang karena bisa membantu warga” ujar Benny.

Sementara itu hingga saat ini korban meninggal dunia  14 orang, luka ringan 100 jiwa,  luka berat 69 jiwa. (Tik)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Audiensi ke PDM, Inilah Wejangan Penting untuk IPM Gresik

20 February 2024 - 23:11 WIB

Desain Batik Lokal Uji Internal P5 Spemutu

16 February 2024 - 11:20 WIB

Fun Futsal LSBO PCM Balongpanggang Jadi Ajang Silaturahim Ortom

13 February 2024 - 00:18 WIB

Rakerpim PD IPM Gresik Fokus Gerak Cinta Pejuang Back to Masjid

12 February 2024 - 11:38 WIB

Silahturahmi Kyai Cepu bersama LSBO PDM Gresik

12 February 2024 - 11:03 WIB

Kemah Kader IPM Jedong Digelar di Acara Isra Miraj

11 February 2024 - 11:14 WIB

Trending di Kabar