Menu

Mode Gelap
Digelar Sebentar Lagi, Ketua PWM Jabar Ajak Warga Muhammadiyah Dukung dan Sukseskan OlympicAD VII Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli Resmi Dilantik, Rektor UM Bandung Minta Para Warek Terus Lakukan Peningkatan Kualitas dan Transformasi Kampus Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung

Gerak WIB

PD Aisyiyah Lumajang Siapkan Dapur Balita Dan Lansia Bagi Penyintas Semeru


 PD Aisyiyah Lumajang Siapkan Dapur Balita Dan Lansia Bagi Penyintas Semeru Perbesar

Lumajang, Jawa Timur. Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Lumajang, mengambil peran dalam membantu warga terdampak bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan program Dapur Balita dan Lansia serta Sekolah Ceria AISYIYAH.

Program Dapur balita dan Lansia ini diberi nama “MASSERA” yang artinya Makanan Sehat Semeru Aisyiyah. Sedangkan untuk sekolah ceria Aisyiyah diberi nama “KORIYAH” yaitu TK ceria, SD ceria dan SMP ceria. MASSERA dan KORIYAH berpusat di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Brantas 36, Lumajang, dikoordinir oleh Imas Maesaroh.

Program tersebut resmi di luncurkan Senin (13/12) di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 Tompokersan, Lumajang. Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati ikut serta dalam meresmikan program MASSERA dan KORIYAH bersama dengan ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, Dalilah Candrawati serta Ketua PDA Kabupaten Lumajang, Lilik Nurdiani.

“Program ini dilatarbelakangi karena kami melihat banyak balita, anak-anak, lansia dan ibu hamil yang membutuhkan bantuan gerak cepat. Menurut data terdapat 608 balita, 618 anak usia SD, 320 anak usia SMP dan puluhaan Bumil dan lansia dan tersebar di 126 titik di Lumajang”, kata Lilik Nurdiani.

Selanjutnya, menurut Lilik, terdapat 4 cabang MASSERA dan KORIYAH yang akan membantu di 4 kecamatan yaitu Massera 1 di Desa Bagusari, Massera 2 di Masjid Sarah Muhammadiyah di Desa Jarit, Massera 3 di Desa Pasrujambe dan Massera 4 di TK ABA Jatiroto.

“Pada setiap titik Massera akan dikoordinir oleh ibu-ibu PCA Aisyiyah secara langsung. Kegiatan ini akan berlangsung selama 1 bulan dan akan ditambah jika masih diperlukan menurut kondisi dilapangan,” imbuhnya.

Program MASSERA dan KORIYAH dilakukan secara terpadu, terintegrasi dengan pendampingan psikososial serta penguatan spiritual bersamaan saat pembagian makanan MASSERA. Selain itu, dilakukan juga penguatan gizi bagi bumil, balita dan lansia.

Lilik juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kedua program ini memanfaatkan sumber dana dari Kas Kantor Layanan Lazismu (KLL) yang terhimpun dari KLL Aisyiyah cabang dan ranting, bantuan dari Aisyiyah kabupaten lain serta Aisyiyah wilayah dan pusat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang pun ikut memberikan tanggapan terkait program ini. Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati berterima kasih kepada Aisyiyah karena ikut mengambil peran di bidang pendidikan, penanganan dapur balita, lansia dan bumil karena belum di tangani oleh siapapun. Indah Amperawati pun siap memberikan support kebutuhan dalam pelaksanaan program.(Gina/Tim Media MDMC)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Audiensi ke Lazismu, IPM Gresik Siap Jadi Relawan ke Pelosok Desa

28 February 2024 - 00:35 WIB

Perguruan Muhammadiyah Balongpanggang Ikuti Workshop about PPDB Abnormal

27 February 2024 - 10:16 WIB

AMM Gumeno Bersama IMM Gresik Baksos Kesehatan Untuk 100 Warga

25 February 2024 - 21:50 WIB

Safari Subuh di Ranting Sidowungu, Wakil Ketua PDM Anas Thohir: Jangan Sampai Ada Organisasinya, Tapi Tidak Berkegiatan

25 February 2024 - 21:13 WIB

Ternyata Masuk Di SD Almadany Tidak Mudah

25 February 2024 - 11:47 WIB

IMM Gresik Membumikan Gerakan Intelektual Melalui Forum Keprofetikkan

24 February 2024 - 23:22 WIB

Trending di Gerak