Home » Jajanan Tradisional Marakkan Pekan ‘Fresh and Fun’ SD Almadany

Jajanan Tradisional Marakkan Pekan ‘Fresh and Fun’ SD Almadany

by Redaktur 1

GIRImu.com — Ujian akhir semester telah usai. Untuk mengisi kegiatan pascaujian, SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) mengadakan serangkaian acara bertajuk “Fresh and Fun Activities”, di antaranya berupa jelajah alam, outbond, gardening, juga cooking class parade jajanan tradisonal.

Pada hari Kamis, 16 Desember 2021, siswa kelas 3 Alamanda dan kelas 3 Edelweis mennggelar acara yang cukup unik, yakni “Parade Jajanan Tradisonal”. Dalam even ini, tiap siswa membawa satu jenis jajanan tradisonal dari rumah masing-masing. Setiba di sekolah, jajaan itu lalu ditata oleh guru kelas menjadi semacam parade jajanan tradisonal di sepanjang meja seperti layaknya mau prasmanan. Setelah sampai waktu yang ditentukan, para siswa dan guru boleh mengambil beberapa jenis jajan tradisional tersebut secara acak.

Nampak para siswa antusias mengikuti kegiatan ini. Kepala SD Almadany, Ustadzah Nur Aini, SPd dalam sambutannya mengungkapkan, “Parade Jajanan Tradisional” termasuk dalam program “JAMU”, akronim dari Jajanan Bermutu. Diharapkan, dari program ini siswa mengenal macam-macam jajanan yang menyehatkan. Salah satunya adalah jajanan tradisonal.

Sejumlah jajanan nampak berjejer rapi di meja. Ada klepon, serawut, getuk, serabi, klanting, pilus, ketan, pohong (ketela pohon), ubi Cilembu, blendung jagung, ongol-ongol, lepet, ketan bumbu dll. Banyak siswa yang sebelum tak mengenal, baik nama mauoun rasanya. Mareja baru tahu setelah ustadzah meberikan penjelasan.

“Kue apaan ini, Ustadzah?” celetuk Aufar Sauqi Hirzi (siswa kelas 3 Edelweis), sambil menunjuk salah satu jajanan di meja.

Lain lagi dengan Fahd Alle ( Kelas 3 Alamanda) yang telah mengenal beberapa nama atau jenis kue yang terpajang di meja. Bahkan, ia mengaku menyukai salah satu kue berbentuk bulan dan berisi gula dan bertabur parutan kelapa itu, yakni klepon.

“Aku paling suka kue klepon, karena ada manis-masinya di tengah. Kalau dikunyah bisa meletus,” ucap Alle seraya memeragakan mimik wajah dan moncong mulutnya seakan mengunyah klepon.

Izza Novitasari, SPd, Wali Kelas 3 Alamanda tidak menyangka anak-anak begitu antusias menyambut kegiatan “Parade Jajan Tradisonal” ini. Ia berharap, kegiatan ini membuat para siswa mengenal kembali jajanan tradisional yang sesungguhnya lebih sehat dan alami, tetapi tidak banyak dikenal oleh anak-anak zaman now.

Para ustadz dan ustadzah pun turut menikmati jajanan tradisonal yang disuguhkan di meja prasmanan di halaman sekolah tersebut. Sementara para wali murid yang dikirimi foto lewat grup WA kelas pun turut senang menyambut kegatan unik ini. Seperti disampaikan Ibu Oktagea Ageng, Ibunda dari Ayuwa-Kelas 3 Edelweis ini.

“Ustadzah, lihat deretan jajan tradisonal itu jadi ingin pulang kampung. Kangeeeen rasanya menikmati jajan itu,” ujarnya. (eli)

Kontributor: Eli Syarifah, SD Almadany.

Related Articles

Leave a Comment