Menu

Mode Gelap
Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

Kabar WIB

Spemupat Lepas Sugeng Santoso setelah 37 Tahun Mengabdi


 Sugeng Santoso (tengah) bersama Kepala Spemupat dan pengurus Majelis Dikdasmen PCM Kebomas. (Foto: Erna Hidayati) Perbesar

Sugeng Santoso (tengah) bersama Kepala Spemupat dan pengurus Majelis Dikdasmen PCM Kebomas. (Foto: Erna Hidayati)

GIRImu.com — Suasana hening penuh rasa haru mewarnai aula SMP Muhammadiyah 4 (Spemupat) Kebomas, Gresik, Rabu (22/12/2021). Sekolah di kawasan Giri ini harus rela melepas salah seorang pendidik terbaiknya, H Sugeng Santoso, karena memasuki masa pensiun.

#

Sugeng Santoso, yang mantan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebomas ini merupakan pendidik (guru) dengan masa pengabdian cukup panjang, yakni 37 tahun. Sebenarnya, pria berpenampilan kalem ini sudah memasuki masa pensiun dua tahun silam, ketika yang bersangkutan berusia 58 tahun. Namun, karena sekolah masih membutuhkan kehadiran dan pengabdiannya, pihak sekolah dengan persetujuan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), memperpanjang hingga dua tahun lagi.

Kepala Spemupat Eny Wahyudin S.Sos, mengungkapkan, Sugeng secara aktif sudah 37 tahun mengajar di SMP Muhammadiyah 4 Kebomas. Dikatakan, selama mengajar di Spemupat pria berjenggot ini memiliki semangat yang tinggi dan selalu ikhlas dalam mengajar anak didiknya. Oleh karena itu, sambung Wahyudin, masa mengajarnya di perpanjang dua tahun lagi sampai usia 60 tahun.

“Kita semua tahu, semangat, dedikasi, dan keikhlasan Beliau luar biasa dalam mendampingi anak-anak. Kami haturkan banyak terima kasih kepada Pak Sugeng,” ujarnya.

Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kebomas, Sukarto MPd, mengatakan, sebagai guru di komplek Perguruan Muhammadiyah Giri, Sugeng telah menunjukkan dedikasinya penuh pengabdian dan keikhlasan dalam mengamalkan dan memperjuangkan anak didiknya. Karena itu, ketika memasuki masa pensiun, banyak pihak, baik guru maupun murid, merasa kehilangan

“Insya Allah, meski sudah pensiun, Pak Sugeng tetap memberikan pengabdiannya kepada persyarikatan Muhammadiyah ini,” kata Sukarto.

Sementara ketika didaulat menyampaikan pesan dan kesannya, Sugeng mengatakan, banyak hal dialami dan dirasakan selama 37 tahun menjadi bagian dari Spemupat. Ia tambahkan, selama mengajar, pahit-manisnya memperjuangkan SMP ini telah ia rasakan.

“Dan sekarang bisa merasakan manisnya, sebab Alhamdulillah sudah banyak berkembang. Mengajar di Spemupat ini bukan mencari kerja. Kaslau pingin mencari kerja itu pergi ke pasar aja. Di sini niatnya adalah ibadah kepada Allah SWT,” katanya memberikan motivasi kepada para guru yang hadir di ruang itu. (ern)

Kontributor: Erna Hidayati, SMP Muhammadiyah 4 Kebomas, Gresik.

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru

4 December 2022 - 16:06 WIB

Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

3 December 2022 - 20:55 WIB

Hasil Muktamar 14 Nasyiatul Aisyiyah Harus Menguatkan Peradaban

30 November 2022 - 23:08 WIB

Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur

24 November 2022 - 13:51 WIB

Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat

21 November 2022 - 10:33 WIB

7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas

20 November 2022 - 06:27 WIB

Trending di #muktamar muhammadiyah aisyiyah 48