Menu

Mode Gelap
Digelar Sebentar Lagi, Ketua PWM Jabar Ajak Warga Muhammadiyah Dukung dan Sukseskan OlympicAD VII Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli Resmi Dilantik, Rektor UM Bandung Minta Para Warek Terus Lakukan Peningkatan Kualitas dan Transformasi Kampus Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung

Kabar WIB

Enam Sekolah Inovasi Teken MoU dengan Perpusda


 Para kepala sekolah yang bekerja sama dengan Perpusda Gresik. (Foto: Riza Agustina) Perbesar

Para kepala sekolah yang bekerja sama dengan Perpusda Gresik. (Foto: Riza Agustina)


GIRImu.com
— Enam sekolah Muhammadiyah di Gresik menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perpustaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Gresik, Kamis (/1/2022). Penandatangan MoU itu sebagai langkah lanjut program inovasi sekolah yang disepakati.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Giri (SD Muri) Kebomas, Gresik, Luthfi Arif, MPd menyampaikan, penandatanganan MoU dengan Perpusda merupakan program lanjutan untuk meningkatkan program literasi dan numerasi siswa. Adapun bentuk kegiatannya, siswa bisa menjadi anggota Perpusda Gresik, sedangkan Perpusda bisa berkunjung ke sekolah mitra kerja sama dengan mobil perpustakaan.

“Kita juga bisa meminjam buku untuk perputakaan kita daam jangka waku yang cukup lama,” ujar Luthfi.

Keenam sekolah tersebut adalah SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri), SD Muhammadiyah 3 Gresik , SD Al Islam Morowudi Cerme, MIM I Gumeno, MI AS Sa’adah Bungah, dan MI Muhammadiyah 1 Gumeno. Program itu berawal dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur ( PWM Jatim) mengadakan seleksi penjaringan fasilitator daerah yang diikuti beberapa guru sekolah inovasi Se-Jatim tentang literasi dan numerasi.

Dan dari hasil seleksi tersebut enam sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik ini terpilih menjadi sekolah inovasi dalam pengembangan di numerasi. Adapun nama-nama fasilitator daerah Gresik yang terpilih adalah sebagai berikut.

  1. Yuni Niami Ashary, SPd dari MIM 2 Karangrejo
  2. Aisyi Hartini, SPd dari SD Muhammadiyah 3 Gresik
  3. Al Fajariyah, MPd dari MIM I Gumeno
  4. Nisa Al Firdausi, SPd dari SD Al Islam Cerme
  5. Binti Nahwiyah, SAg dari MIAS Bungah
  6. Fina Vaiqotul Himmah, SPd dari SD Muhammadiyah I Kebomas. Fasilitator daerah yang terpilih memberikan pembinaan dan pendampingan kepada guru-guru di dalam pengembangan inovasi pembelajaran numerasi. Sementara para guru yang mendapatkan pembinaan dan pendampingan adalah guru kelas 1-3 di setiap sekolah. Pelaksanaannya disebut KKG (Kelompok Kerja Guru) Sekolah Inovasi Muhammadiyah. Kegiatan KKG ini dilaksanakan secara daring setiap 2-3 kali pertemuan per bulan dan pendampingan 1 kali yang dimulai bulan Agustus dan berakhir pada bulan Desember 2021.
    Setelah kegiatan pembinaan ini berakhir pada bulan Desember lalu, enam sekolah itu inovasi tidak tinggal diam. Mereka berupaya terus mengembangkan kegiatan dan mencari terobosan pengembangan. Salah satunya adalah bekerja sama dengan Perpusda Kabupaten Gresik. Rencananya, keenam sekolah inovasi ini akan mengadakan Pameran sekolah Inovasi. (ris)

Kontributor: Riza Agustina

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Audiensi ke Lazismu, IPM Gresik Siap Jadi Relawan ke Pelosok Desa

28 February 2024 - 00:35 WIB

Perguruan Muhammadiyah Balongpanggang Ikuti Workshop about PPDB Abnormal

27 February 2024 - 10:16 WIB

AMM Gumeno Bersama IMM Gresik Baksos Kesehatan Untuk 100 Warga

25 February 2024 - 21:50 WIB

Ternyata Masuk Di SD Almadany Tidak Mudah

25 February 2024 - 11:47 WIB

IMM Gresik Membumikan Gerakan Intelektual Melalui Forum Keprofetikkan

24 February 2024 - 23:22 WIB

Sambut Pelantikan PD IPM Gresik, Lembaga Infokom Siapkan Short Movie

24 February 2024 - 18:18 WIB

Trending di Kabar