Menu

Mode Gelap
Menteri PPPA Apresiasi Hunian Darurat Yang Di Bikin Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur

Kabar WIB

Lomba Sudut Baca di SD Muri, Sekilas Sepele, Tapi Bikin Kagum Dewan Juri


 Tampilan kelas dengan tema Desa yang menyejukkan mata memandang. (Foto: Riza Agustina WS.) Perbesar

Tampilan kelas dengan tema Desa yang menyejukkan mata memandang. (Foto: Riza Agustina WS.)

GIRImu.com — SD Muhammadiyah 1 Kebomas Gresik (SD Muri) menggelar lomba sudut baca antarkelas. Pelaksanaan penilaiannya berlangsung 27 Maret 2022 lalu. Jurinya: Maisyaroh, SSos, MM, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dan Saidun MAg, Pengawas SD Kecamatan Kebomas, Gresik.

#

“Kelihatan sepele, namanya lomba sudut baca. Ternyata ada hal besar di balik kreativitas kepala sekolah, dewan guru, dan orang tua murid,” ujara Saidun menyampaikan kesannya.

Dalam penilaian lomba ini ,Saidun merasa sangat kagum dan bangga dengan sudut baca yang ada di SD Muri. Ia memastikan, untuk mewujudkan ide gemilang itu, ada kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua. Kalau tidak, lanjutnya, tidak mungkin bisa melahirkan karya yang begitu menakjubkan.

“Saya selaku pengawas pembina, tidak saja bangga terhadap SD Muri. Lebih dari itu, saya merasakan ada sesuatu hal yang lebih di balik lomba ini.” ujarnya.

Ia mengaku, belum pernah menemui ide dan karya yang digarap di SD Muri ini di lembaga pendidikan lain. Katanya, wali murid begitu komunikatif dengan pihak sekolah, sehingga melahirkan kolaborasi yang kuat untuk merealisasikan ide. Kelas pun terkesan dikelola secara kreatif dan kelas nampak indah. Pada gilirannya, siswa pun semakin semangat dalam belajar.

“Saya sampai kehabisan kata-kata untuk mengapresiasi. Saking kagumnya. Nanti foto-fotonya kirim ke saya ya. Nanti saya share ke lembaga-lembaga lain biar jadi motivasi,” katanya bangga.

Selain Saidun, Maisyaroh, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik juga dewan juri menyampikan kesan serupa.

“Saya bingung bagaimana meniainya. Namanya lomba sududt baca, tapi bayak sisi yang bisa saya nilai. Ada orang tua yang mengerjakan ini sendiri untuk sekolah. Bahkan dengan biaya secara mandiri,” katanya penuh kagum.

Ini suasana kelas bertema Jungle yang serasa berada di alam terbuka yang sejuk. (Foto: Riza Agustina WS.)

Lomba ini terwujud atas kerja sama sekolah dengan Ikatan Wali Murid (Ikwam). Sebelum lomba dilaksanakan, pihak sekolah mengundang perwakilan wali murid. Diskusi pun berlangsung secara intensif . Tujuannya, bagaimana membantu meningkatkan minat belajar siswa setelah sekitar 2 tahun loss learning selama masa pandemi berlangsung.
Pola menggairahkan kembali semangat belajar siswa dicari dan didiskusikan, sehingga akhirnya disepakati menggelar lomba sudut baca.

Dengan lomba sudut baca, diharapkan minat belajar siswa kembali pulih. Para wali murid yang tergabung Ikwam dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) pun memberikan dukungan penuh. Setelah sepakat dengan menggelar lomba sudut baca, beberapa tema pun ditentukan sebagai kategori lomba dan MPK mengambil tema secara acak. Adapun tema yang disepakat adalah kesehatan, pedesaan, jungle, buah buahan, antariksa, sea world, transportasi, bunga, Nusantara.

Setelah melihat dengan seksama dan mencermati semua kelas yang dilombakan, bu May, sapaan akrab Maisyaroh, menyampaikan, setiap kelas mempunyai karakteristik tersendiri dan nampak indah. Setelah masuk kelas tema kesehatan, dewan juri makin kagum. Pasalnya, kelas ini ada gambar tiga dimensi rumah sakit.

“Jadi, seakan-akan kita berada di rumah sakit. Ini luar biasa, karena sekolah bisa melakukan kerja sama yang bagus dengan orang tua,” ujarnya.

Saat memasuki kelas pedesaan, lukisan pemandangan yang indah karya wali murid dengan tatanan dan desain yang mirip pedesaan, sungguh memesona dan memanjakan mata yang memandang. “Saya bingung untuk menilainya. Harus ada kategori. Semuanya punya karakteristik tersendiri, menyesauiakan tema, dan bagus-bagus,“ ungkapnya.

Akhirnya penilaian lomba sudut baca ini dibagi menjadi 3 kategori, yaitu kategori Favorit, Ide Desain Kreatif, dan Inspiring.

Adapun Juara dalam Lomba ini adalah sebagai berikut.
Kategori Favorit: Juara 1- Tema Kesehatan (Kelas 5); Juara 2 – Tema Pedesaan (Kelas 6); Juara 3 – Tema Antariksa (Kelas 1B)

Kategori Ide dan Desain Kreatif: Juara 1 Tema Nusantara (Kelas 4); Juara 2 – Tema Transportasi (Kelas 3B), Juara 3 – Tema Jungle (Kelas 2A).

Kategori Inspiring: Juara 1 – Tema Sea Wold (Kelas 1A); Juara 2 – Tema Bungah (Kelas 2B); Juara 3 – Tema Buah-buahan (Kelas 3B). (riz)

Kontributor: Riza Agustina W.S.

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru

4 December 2022 - 16:06 WIB

Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

3 December 2022 - 20:55 WIB

Hasil Muktamar 14 Nasyiatul Aisyiyah Harus Menguatkan Peradaban

30 November 2022 - 23:08 WIB

Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur

24 November 2022 - 13:51 WIB

Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat

21 November 2022 - 10:33 WIB

7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas

20 November 2022 - 06:27 WIB

Trending di #muktamar muhammadiyah aisyiyah 48