Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat Ini Lima Poin Keputusan Ini Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta 7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas 13 Besar Haedar Nashir Teratas

Muhammadiyah News Network WIB

Pendeta yang Hina Islam Kini Dikecam Pendeta Lain


 Pendeta yang Hina Islam Kini Dikecam Pendeta Lain Perbesar

#

Jakarta, InfoMu.co – Posisi pendeta Saifuddin kini makin tersudutkan. Setelah berminggu-minggu menjadi buron lantaran menghina agama Islam, Saifuddin kini malah dapat kecaman dari pendeta di Indonesia.

Pendeta yang juga Ketua Sekolah Tinggi Alkitab Kalam Kristus Jakarta, Joshua Tewuh, mengecam keras ujaran pendeta Saifuddin. Ia menegaskan Saifuddin telah menghina agama Islam karena menyebut 300 ayat dalam Alquran harus dihapus lantaran dinilai memicu paham radikalisme.

Pendeta Joshua mengatakan perbuatan Saifuddin bisa memantik konflik umat beragama di Indonesia. Lebih jauh tindakannya itu bakal menimbulkan keretakan hubungan antar umat beragama.

Untuk itu, dia meminta polisi mencari keberadaan Saifuddin dan menangkapnya hidup-hidup.

“Tindakannya meminta 300 ayat Alquran dihapus itu menurut saya memang penistaan agama,” kata pendeta Joshua Tewuh, dikutip dari Channel YouTube Kalam Kudus, Sabtu (8/4/2022).

Pendeta Joshua meminta masyarakat tak menyimpulkan pernyataan Saifuddin sebagai ajaran Kristen. Pasalnya, semua ujaran Saifuddin adalah pendapat pribadi dan tidak mewakili prinsip ajaran Kristiani.

“Dia tidak mewakili kekristenan di Indonesia, dia mewakili pribadinya,” kata Pendeta Joshua.

Joshua menegaskan Saifuddin tak layak disebut pendeta. Semua tindak tanduknya yang gemar menyudutkan agama lain bukanlah perbuatan yang diajarkan kepada pendeta.

Justru, kata Joshua, ajaran pendeta diwajibkan mengedepankan sikap lembut dan tidak mencemooh keyakinan di luar Kristen.

“Tidak sama lho penginjilan dengan menjelekkan agama lamanya. Menjelek-jelekkan agama lain itu bukan penginjilan. Penginjilan itu memberikan kabar baik, dengan cara yang baik, dengan materi yang terbaik dalam penyajiannya. Bagi saya apa yang dilakukan Saifuddin Ibrahim ini bukan penginjilan,” jelasnya. (poskota)

sumber berita dari infomu.co

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pesan Haedar Nashir Menjelang Pesta Demokrasi 2024

26 November 2022 - 19:39 WIB

Pemko Banda Aceh Lakukan Diseminasi Audit Kasus Stunting

26 November 2022 - 17:38 WIB

Ikut meriahkan HUT SMP 2 Nalumsari, stand teknologi smkmuhikudus tarik antusias pengunjung – Muriamu.ID

26 November 2022 - 16:55 WIB

Kisah Pak AR Ketika Jadi Imam Salat Tarawih di Tebuireng

26 November 2022 - 16:54 WIB

Fikti UMSU Tuan Rumah Devfast 2022 Diikuti 400 developer dan Mahasiswa IT

26 November 2022 - 15:37 WIB

Sore ini (26/11), MUI Sumatera Utara Bedah Buku “Membekali Ulama di Era Digital”

26 November 2022 - 13:36 WIB

Trending di Muhammadiyah News Network