Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung Talkshow PAI UM Bandung Beri Tips Seputar Pembentukan Karakter Siswa dan Guru Ketua PP Muhammadiyah Ajak Warga Persyarikatan Kembali Bersatu dan Solid Setelah Pemilu 2024 PWM Jawa Barat Komitmen Bangun Muhammadiyah Lebih Bermarwah, Berkemajuan, dan Berorientasi Masa Depan Muhammadiyah Jawa Barat Serukan Politik Tanpa SARA dan Hoaks

Muhammadiyah or id WIB

PP Muhammadiyah Terima Silaturahim Gubernur Anies Baswedan


 PP Muhammadiyah Terima Silaturahim Gubernur Anies Baswedan Perbesar

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jum’at (8/4) silaturahim ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto.

Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung santai serta saling tukar pandangan.

Dalam pertemuan yang mendiskusikan masalah keindonesiaan secara rileks tersebut, Haedar menyampaikan tantangan masa depan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti globalisasi, era disrupsi, dan posmodern.

Menghadapinya memerlukan pemikiran berkemajuan yang dilandasi nilai dan pijakan konstitusi yang kokoh agar tidak salah arah. Disertai sikap optimis dan spirit Bhineka Tunggal Ika yang autentik agar Indonesia bisa menghadapi tantangan ke depan.

“Indonesia punya modal rohani, politik, budaya, dan sosial yang mencukupi. Nantinya, Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar. Untuk mewujudkannya, perlu kekuatan bersama dengan mengerahkan segala kemampuan yang memadukan karakter, persatuan, dan etos kemajuan” tutur Haedar.

Demokrasi harus dijalankan dengan nilai dasar Pancasila yang diaktualisasikan secara nyata dan jiwa kenegarawanan para elite yang tinggi, bukan demokrasi prosedural yang berjalan pragmatis dan orientasi politik praktis semata.

“Di luar aspek persatuan dan demokrasi, potensi yang dimiliki bangsa ini hebat-hebat, tetapi secara kolektif dan sistem demokrasi harus kuat serta kebijakan strategis ke depan perlu rancang-bangun yang utuh agar mampu membawa Indonesia menjadi negara yang maju,” jelas Haedar.

Haedar juga menyampaikan bahwa kondisi kehidupan kebangsaan masih ada di dalam koridor demokrasi dan konstitusi, tetapi juga menghadapi sejumlah masalah dalam kehidupan berdemokrasi seperti demokrasi transaksional dan prosedural yang berorientasi kekuasaan semata dan dibayang-bayangi praktik oligarkis.

Ujian dan tantangan demokrasi akan terus dihadapi, termasuk di masa pandemi ini.

Jadi, harapannya ke depan seluruh kekuatan bangsa dapat sama-sama merawat demokrasi dalam semangat berpijak pada nilai kebangsaan yang luhur, etos kemajuan, dan konstitusi yang berlaku.

“Jaga konstitusi dan jangan disiasati untuk kepentingan-kepentingan pragmatis jangka pendek yang membuat ketidakpastian dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan”, pungkas Haedar.

klik sumber berita ini

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kiai Saad Ibrahim Apresiasi Perkembangan Pesat Pesantren Muhammadiyah – Muhammadiyah

27 February 2024 - 11:36 WIB

Perkembangan Kriteria Awal Bulan Kamariah di Muhammadiyah – Muhammadiyah

26 February 2024 - 16:01 WIB

Pendirian Muhammadiyah Sebagai Organisasi Adalah Lompatan Pengetahuan dalam Islam – Muhammadiyah

26 February 2024 - 12:37 WIB

Kepemimpinan Sinergis IMM Membumikan Gerakan Inklusif Berkemajuan – Muhammadiyah

26 February 2024 - 10:04 WIB

Musyawarah Nasional Tarjih ke-32 di Pekalongan Resmi Ditutup – Muhammadiyah

25 February 2024 - 13:01 WIB

Tok! Peserta Munas Tarjih ke-32 Sahkan Pemberlakuan Kalender Islam Global, Kapan Digunakan? – Muhammadiyah

25 February 2024 - 10:53 WIB

Trending di Muhammadiyah or id