Home Muhammadiyah News Network Berlian School Luncurkan Film Pendek Ramadhan | PWMU.CO

Berlian School Luncurkan Film Pendek Ramadhan | PWMU.CO

by PWMU CO
Adegan siswa tetap semangat datang ke sekolah, mengecek suhu badan sebelum memasuki area sekolah (Tangkapan layar Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

Berlian School Luncurkan Film Pendek Ramadhan; Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah.

PWMU.COBerlian School—nama beken SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik—meluncurkan film pendek debutannya tentang kegiatan khas bulan suci Ramadhan (3/4/22). Produksi film pendek berdurasi 15 menit 40 detik itu juga didukung Mugeb Islamic Center (MIC).

Tak hanya menyajikan adegan lengkap seputar aktivitas selama Ramadhan, dalam fim pendek itu juga tertera informasi tertulis yang mudah dipahami. Misal pada menit ke 4.11, terdapat informasi Shalat Tarawih. Yaitu shalat sunnah yang dikerjakan setelah shalat Isya dengan jumlah delapan rakaat ditambah tiga rakaat witir.

Selain itu, film tersebut juga memuat bacaan-bacaan doa. Seperti doa setelah wudhu, doa bangun tidur, dan doa berbuka puasa. Untuk memperjelas, tersaji pula tulisan doa dalam bahasa Arab maupun latin.

Film itu disutradarai oleh Muhammad Hariyadi MPdI dengan co-sutradara Mahzumah SPdI. Sedangkan yang menjadi kameramen sekaligus editor adalah Tim IT Berlian School: Ahmad Nasafi dan Ahmad Ridho Zulkarnain. Mereka berempat kompak bahu-membahu menyiapkan para aktor beserta setting lokasi pengambilan video.

Adegan Mengalir

Adegan demi adegan dalam film itu menampilkan serangkaian aktivitas khas Ramadhan. Adegan obrolan santai duo kakak-beradik menjadi pembuka yang menarik.

Mereka adalah Fulki Asyam Tsaqif (Uki) dan Fatih Abiyyu Tsaqif (Abi) yang membahas keistimewaan Ramadhan. Percakapan mereka mendorong ayah dan bunda ikut membahas kapan awal Ramadhan dimulai.

Kemudian, Abi dan Uki yang tengah asyik membaca buku dan menonton televisi  pun segera beranjak berwudhu ketika mendengar adzan. Mereka shalat berjamaah dan bertadarrus al-Quran dengan kedua orangtuanya: Yusrina Ibrati dan Mas Ariyatin.

Sebelum tidur, Uki tak lupa menyetel alarm agar bisa bangun sahur esok harinya. Triknya berhasil. Uki bisa bangun sahur, bahkan menyarankan adiknya untuk mencuci muka agar bisa menjalani sahur dengan kesadaran yang lebih penuh.

Mereka sekeluarga pun sahur bersama dengan makanan yang sehat. Yaitu nasi lengkap dengan sayur dan lauk berprotein.

Baca sambungan di halaman 2: Pesan Tersembunyi



sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment