Home Muhammadiyah News Network Jaket Biru Matan, Kenangan Ketua PCM Krembangan bersama Nadjib Hamid | PWMU.CO

Jaket Biru Matan, Kenangan Ketua PCM Krembangan bersama Nadjib Hamid | PWMU.CO

by PWMU CO
Jaket biru Matan
Ketua PCM Krembangan Sutikno berjaket biru Matan. (Muriyono/PWMU.CO)

PWMU.CO– Jaket biru bertuliskan Matan dikenakan Ketua PCM Krembangan Surabaya Sutikno SSos saat menghadiri kajian Baitul Arqam guru-karyawan di Auditorium SD Muhammadiyah 11 Dupak Bangunsari, Sabtu (9/4/2022).

Dia mengatakan, jaket biru itu ada kenangan tersendiri. ”Jaket ini pemberian Ustadz Nadjib Hamid. Hanya ada satu jaket ini se Kecamatan Krembangan. Jaket limited edition,” ceritanya yang langsung mendapat tepuk tangan peserta kajian.

Tanggal 9 April, hari ini, juga bertepatan dengan wafatnya Ustadz Nadjib Hamid, Wakil Ketua PWM Jawa Timur setahun yang lalu.

Dia melanjutkan ceritanya, jaket ini diberikan Ustadz Nadjib Hamid kira-kita 7-8 tahun yang lalu saat pertemuan reseller Majalah Matan. ”Beliau sosok tokoh Muhammadiyah yang menginspirasi bagi kita generasi muda. Berdakwah sampai ke daerah-daerah se Jawa Timur tanpa kenal lelah dan mengayomi serta menyejukkan,” tuturnya.

Perjuangan dakwahnya harus diteladani. Apalagi bagi seorang guru, katanya. Sekolah sebagai ladang dakwah yang baik maka maksimalkan amal kebaikan di sini sesuai bidangnya.

Menurut dia, teladan dari sosok Ustadz Nadjib Hamid untuk guru-guru di PCM Krembangan adalah pertama, kreatif.

”Dalam pembelajaran seorang guru harus menyampaikan materi secara maksimal dengan berbagai media yang sesuai supaya mudah dipahami oleh siswa,” katanya.

Kedua, unggul. Semua stakeholder sekolah Muhammadiyah 11 harus bersatu mengembangkan sekolah supaya unggul dari sekolah lainnya. Dengan ciri khas tersendiri, sehingga menjadi sekolah yang diidamkan oleh masyarakat.

Ketiga, amanah. Menjadi pendakwah di sekolah Muhammadiyah harus amanah. Yaitu mengajar dan melayani siswa maupun orang tua siswa dengan ikhlas dan sungguh-sungguh.

”Karena kepercayaan masyarakat menentukan kemajuan dan berkembangnya sekolah,” ujarnya.

Terakhir keempat, tangguh. Sebagai sekolah swasta kita harus tangguh di tengah masa pandemi. Baik secara pelayanan dan finansial sehingga kegiatan yang sudah direncanakan bisa terlaksana, siswa dan wali siswa tidak dirugikan, meringankan beban wali siswa yang terdampak.

Baitul Arqam ini diadakan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya.

Dihadiri peserta dari seluruh guru-karyawan SD-SMP Muhammadiyah 11 Surabaya. Juga Ketua PCM Krembangan Sutikno SSos, Ketua Majelis Dikdasmen Dr Izza Anshori MT, Kepala SD MuhlaS Mursiah MPd, Kepala SMP Muven (SMP M11) Arif Himawan MPd, dan Sekjen Majelis Tabligh PWM Jawa Timur Afifun Nidhom MPd MH.

Penulis Muriyono Editor Sugeng Purwanto

sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment