Home Muhammadiyah News Network Ramadhan Ceria Diwarnai Bagi Sembako dan Hujan Tangis | PWMU.CO

Ramadhan Ceria Diwarnai Bagi Sembako dan Hujan Tangis | PWMU.CO

by PWMU CO
Ramadhan Ceria
Murid SD Muhammadiyah 1 Ngimbang membagi sembako.

PWMU.CO– Ramadhan Ceria Al-Quran Camp SD Muhammadiyah 1 Ngimbang Lamongan diwarnai bagi sembako dan hujan tangis.

Acara berlangsung di Perguruan Muhammadiyah Ngimbang ada hari Kamis sampai Jumat (7-8/4/2022).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa SD Muhammadiyah 1 Ngimbang ini mengambil tema Belajar al-Quran dengan menyenangkan di bulan Ramadhan.

Peserta Ramadhan Ceria al-Quran Camp kali ini didampingi oleh dai muda dari Pondok al-Mizan Muhammadiyah Lamongan, Pondok Karangasem, Ma’had Umar bin Khatab, dan IPM SMK Muhammadiyah Ngimbang.

Dalam kegiatan ini ada acara berbagi sembako kepada masyarakat miskin. Berbagi sembako ini diikuti siswa kelas satu dan dua didampingi oleh wali kelas masing-masing.

Target utama berbagi sembako ini yaitu kepada siswa yatim piatu dan orang miskin di sekitar sekolah.

Ada juga permainan Fun Game untuk refresh kejenuhan anak-anak mengikuti ceramah. Fun game ini membuat anak-anak happy, sportif, kerja sama dan merasa senang sampai tidak terasa sedang berpuasa.

Fun game ini diikuti oleh seluruh peserta dari kelas tiga hingga kelas enam SD Muhammadiyah 1 Ngimbang yang dibagi menjadi sepuluh kelompok. Terdiri dari lima kelompok putri dan lima kelompok putra.

Surat kepada Orangtua

Dalam acara penutupan Al-Quran Camp hadir juga orang tua siswa. Acara diawali dengan pembagian pin kegiatan dan hadiah untuk kelompok peraih poin tertinggi hingga penghargaan kepada peserta terbaik oleh Kak Acun dan tim Matahati.

Peserta juga saling mengucapkan terima kasih dan maaf kepada teman, pendamping kelompok, dan dewan guru SD Muhammadiyah 1 Ngimbang.

Dilanjutkan dengan memberikan sepucuk surat kepada orangtua yang ditulis anak-anak sendiri setelah tadarus bakda shalat Subuh.

Sepucuk surat itu berisi ucapan terima kasih, permintaan maaf, bahkan penyesalan. Pembacaan surat itu membuat suasana menjadi haru. Semua orangtua meneteskan air mata mendengar isi surat anak-anaknya.

Lantas anak-anak mengampiri orangtuanya, menghapus air mata, dan berpelukan. Anak-anak yang orangtuanya tidak hadirpun berpelukan dan meminta maaf kepada ibu guru.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Ngimbang Monica Slaraswati S.Pd menutup kegiatan dengan apresiasi kepada siswa dan orangtua.

”Dengan penuh harapan semoga anak-anak bisa lebih baik lagi, tidak hanya nilai yang bagus tapi juga karakter, dan sopan santun. Lebih menghargai orang di sekitarnya terutama orangtua dan dewan guru,” katanya.

Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan  Editor Sugeng Purwanto

sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment