Menu

Mode Gelap
Menteri PPPA Apresiasi Hunian Darurat Yang Di Bikin Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur

Muhammadiyah or id WIB

Selalu Kena Begal Selama Bulan Ramadan, Kader Muhammadiyah di Sudan Malah Bahagia


 Selalu Kena Begal Selama Bulan Ramadan, Kader Muhammadiyah di Sudan Malah Bahagia Perbesar

#

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan dilipatgandakannya pahala. Tak ayal, umat muslim pun saling berlomba-lomba dalam kebaikan. Bagi kader Persyarikatan yang berada di Sudan, Afrika Utara, bulan Ramadan dianggap sebagai momen yang paling dinanti. Sebab selain semangat beribadah bertambah, mereka juga mendapatkan berkah ketika keluar rumah di waktu menjelang maghrib.

Selama Ramadan, masyarakat Sudan memiliki tradisi mencari pejalan kaki ataupun orang asing di jalanan umum untuk ditarik ke rumah mereka agar menikmati sajian buka bersama yang mereka hidangkan di depan rumahnya masing-masing.

“Siapapun yang lewat (akan) ditarik untuk makan bersama. Uniknya seperti itu. Kalau kami mengistilahkan sebagai ‘Begal Ramadan’,” ungkap Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan, Muhammad Nur Ridhwan Sarifudin sambil tertawa.

Dalam acara Diasporamu di kanal Youtube TvMu, Ahad (10/4) kader Persyarikatan yang umumnya adalah mahasiswa merasa bersyukur dengan adanya tradisi tersebut. Pasalnya mereka dapat merasakan ruh dari tradisi lokal serta mencicipi kuliner semacam khubz, ruz mandi, asidah, tokmiah, hingga daging-dagingan.

“Kalau di Indonesia ‘Begal’ kan negatif ya, kalau di sini positif. Kalau di sini kita dapat makan, kenyang alhamdulillah, bisa merasakan makanan Sudan. Bahkan mobil antar propinsi di luar jalan-jalan Khartoum itu kalau melewati rumah-rumah warga di sepanjang jalan itu juga diberhentikan dan dipaksa berhenti untuk diajak berbuka puasa,” imbuhnya.

Meski tradisi ini sempat hilang sementara pada 2020 karena pandemi, tahun 2021 perlahan mulai kembali. Masjid pun kembali buka dan salat tarawih berjamaah di masjid pun telah diperbolehkan oleh pemerintah.

“Kondisi Ramadan di Sudan alhamdulillah sudah membaik,” pungkas Ridwan. (afn)

klik sumber berita ini

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PCIM Pakistan adakan Gerakan Jumat Berkah bersama PPMI & PCINU

10 December 2022 - 00:16 WIB

SD Muhammadiyah Ini Terima Apresiasi Pendidikan Anti Korupsi dari KPK

9 December 2022 - 18:37 WIB

Sebelum Melanjutkan Pendidikan Tinggi di Luar Negeri, Peserta MSPP Dibekali AIK melalui Baitul Arqam

9 December 2022 - 15:28 WIB

Selain Perlu Konstruksi Teologis, Moderasi Beragama Butuh Lebih Banyak Ruang Dialog

9 December 2022 - 12:00 WIB

Pergeseran Tata Kelola Program Lazismu dari Pendistribusian Menuju Pemberdayaan

9 December 2022 - 10:08 WIB

Haedar Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

8 December 2022 - 22:46 WIB

Trending di Muhammadiyah or id