Menu

Mode Gelap
Menteri PPPA Apresiasi Hunian Darurat Yang Di Bikin Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur

Muhammadiyah or id WIB

Kepercayaan Mistik Masyarakat Masih Kuat, Muhammadiyah Diharapkan Terus Lakukan Dakwah dan Tajdid


 Kepercayaan Mistik Masyarakat Masih Kuat, Muhammadiyah Diharapkan Terus Lakukan Dakwah dan Tajdid Perbesar

#

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Kendati perkembangan teknologi telah melaju pesat, tetapi kepercayaan mistik masyarakat masih ada. Maka hal ini tetap menjadi perhatian dakwah tajdid Muhammadiyah.

Demikian kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad. Dalam program Catatan Akhir Pekan di kanal Youtube Tvmu, Sabtu (9/4), Dadang mengutip buku berjudul Agama Asli di Indonesia karya Rahmat Subagja.

Dari buku itu, Dadang menjelaskan bahwa banyak praktek keagamaan yang tidak murni dari ajaran Islam, melainkan bercampur dengan kepercayaan lokal. Selain itu masyarakat masih percaya dan takut terhadap jin-jin seperti genderuwo, kuntilanak, hingga roh-roh orang yang sudah mati.

“Hal itu masih belum habis karena mungkin masyarakat kita masih awam. Oleh karena itu di sinilah peran Muhammadiyah di era ini untuk mengingatkan masyarakat agar kita mempedomani Islam berdasarkan pada Alqurn dan sunnah pada hal-hal tertentu yang rinciannya diberikan oleh Allah dan rasul-Nya,” jelas Dadang.

Hal yang sama, menurutnya telah dilakukan oleh Kiai Ahmad Dahlan dalam upaya memberbaiki peribadatan dan akidah kaum muslimin. Kepercayaan mistik itu misalnya datang ke kuburan agar kaya, datang ke dukun untuk berobat, atau meminta keselamatan kepada roh tak kasat mata.

“Sekarang konteksnya pada menyemangati orang-orang Islam supaya mereka tetap mengingat Allah, bertakwa kepada Allah, karena umat muslim ini kelihatannya sekarang ini kepercayaannya kepada Allah kurang begitu kuat, kemudian beribadah pun kadang-kadang malas, terutama di bidang akhlak ini yang jadi perhatian karena akhlak-akhlak kaum muslimin itu sangat tidak sesuai dengan apa yang diinginkan Rasulullah yaitu berakhlakul karimah. Ini jadi perhatian kita apalagi sekarang kita berada di zaman disrupsi,” tegasnya. (afn)

klik sumber berita ini

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PCIM Pakistan adakan Gerakan Jumat Berkah bersama PPMI & PCINU

10 December 2022 - 00:16 WIB

SD Muhammadiyah Ini Terima Apresiasi Pendidikan Anti Korupsi dari KPK

9 December 2022 - 18:37 WIB

Sebelum Melanjutkan Pendidikan Tinggi di Luar Negeri, Peserta MSPP Dibekali AIK melalui Baitul Arqam

9 December 2022 - 15:28 WIB

Selain Perlu Konstruksi Teologis, Moderasi Beragama Butuh Lebih Banyak Ruang Dialog

9 December 2022 - 12:00 WIB

Pergeseran Tata Kelola Program Lazismu dari Pendistribusian Menuju Pemberdayaan

9 December 2022 - 10:08 WIB

Haedar Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

8 December 2022 - 22:46 WIB

Trending di Muhammadiyah or id