Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah kirim Dokter Spesialis Orthopedi Bantu Gempa Cianjur Akhirnya Mbah Nurlina Pulang Muktamar Naik Pesawat Ini Lima Poin Keputusan Ini Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta 7 Terpilih Siti Noordjannah Teratas 13 Besar Haedar Nashir Teratas

Muhammadiyah or id WIB

Membimbing Kaum Remaja Sama Dengan Menyiapkan Masa Depan Indonesia


 Membimbing Kaum Remaja Sama Dengan Menyiapkan Masa Depan Indonesia Perbesar

#

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Masa remaja adalah masa di mana anak-anak mengalami peralihan menuju dewasa. Para remaja, umumnya berada pada rentang usia 10-24 tahun. Karena berada dalam tahap transisi, tak jarang para remaja bersifat labil.

Bagi anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Rufaida Setyawati, kaum remaja pada umumnya memang sedang berada dalam tahap mencari jati diri, memiliki rasa ingin tahu yang besar, mencari perhatian, dan kadang tidak puas terhadap diri dan lingkungannya sehingga bergolak.

Oleh karena itu, mereka layak untuk mendapatkan bimbingan dan pendampingan yang tepat agar mereka tak salah jalan di masa depan. Muhammadiyah dalam hal ini mendorong pendidikan Islami melalui penguatan ketahanan keluarga.

“Tentu harus kita pahami. Secara fisik, psikis, dan sosial, mereka ada di dalam masa perubahan maka kita rawat dengan ilmu agar di lingkungan yang lebih luas bisa tumbuh menjadi remaja yang berkepribadian, apalagi kalau kita rawat dengan ajaran Islam,” jelasnya.

Dalam Hikmah Ramadan di kanal Youtube Majelis Tabligh Muhammadiyah, Ahad (10/4), Rufaida lantas mengutip Surat An Nisaa’ ayat ke-36.

“Kita paham semua bahwa masa remaja adalah masa penentu umat Islam dan bangsa kita. Maka mari kita bersama-sama remaja yang ada di lingkungan kita, masyarakat kita, dan bangsa kita agar kita rawat, kita sayangi dan kita kembangkan, kita perkuat dan revitalisasi hingga mereka menjadi manusia sekaligus kader bangsa,” kata Rufaida.

“Para remaja harus bermanfaat bagi lingkungan terkecil dan lingkungan yang lebih luas lagi. Dia harus baik terhadap keluarganya, teman sejawatnya, berkarakter sopan, membantu sesama, menolong, dan bermanfaat bagi orang. Karena itu kita harus suport mereka,” imbuhnya.

Bimbingan Islam juga diperlukan agar remaja yang labil dengan keingintahuan besar itu tidak terjerumus dalam pergaulan bebas di antara laki-laki dan perempuan.

“Para remaja ini tempat kita menggantungkan masa depan bangsa ini. Visi visioner harus kita ajarkan agar mereka bermimpi menjadi orang yang besar tetapi dengan kepribadian yang Islami. Mudah-mudahan Indonesia akan semakin ceria, indah, dan dikenal masyarakat dunia sebagai bangsa yang bermartabat karena remaja Islam yang mencerahkan,” pungkasnya. (afn)

klik sumber berita ini

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dubes RI untuk Lebanon Mendorong Santri Mu’allimaat Menjadi Agen Kosmopolitan

26 November 2022 - 19:16 WIB

Bolehkah Dana Zakat Dialihkan untuk Korban Bencana?

26 November 2022 - 15:27 WIB

Madrasah yang sempat Menggunakan Dapur Rumah Kiai Dahlan sebagai Ruang Kelas, Kini Usianya Sudah 104 Tahun

26 November 2022 - 11:35 WIB

Sempurnakan Museum Muhammadiyah, MPI Saring Masukan dari Keluarga Tokoh-Tokoh Persyarikatan Generasi Awal

26 November 2022 - 11:32 WIB

Operasi SAR, Muhammadiyah Kerahkan Personil, Ambulan, Hingga Dirikan Dapur Umum Khusus

25 November 2022 - 21:29 WIB

Muktamar Jama Qashar dan Khidmatnya Pembahasan Materi Muktamar 48 Muhammadiyah

25 November 2022 - 20:49 WIB

Trending di Muhammadiyah or id