Menu

Mode Gelap
Digelar Sebentar Lagi, Ketua PWM Jabar Ajak Warga Muhammadiyah Dukung dan Sukseskan OlympicAD VII Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli Resmi Dilantik, Rektor UM Bandung Minta Para Warek Terus Lakukan Peningkatan Kualitas dan Transformasi Kampus Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung

Muhammadiyah or id WIB

Meneladani Kesalehan Sosial Ahmad Dahlan


 Meneladani Kesalehan Sosial Ahmad Dahlan Perbesar

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG – Bulan ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk mengasah sifat-sifat baik, tak terkecuali untuk menumbuhkan jiwa kerelawanan dan kedermawanan sosial. Begitupun yang dilakukan oleh pendiri Muhammadiyah yakni Kyai Haji Ahmad Dahlan dengan membangun rumah sakit dan berbagai sarana umum lainnya. Itulah ungkapan pembuka kajian yang disampaikan oleh Nurbani Yusuf, Ketua Majelas Ulama Indonesia (MUI) Batu pada acara Safari Ramadhan yang diselenggarakan di Hall Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (6/4) lalu.

Lebih lanjut, Nurbani sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit (RS) di tahun 1920 merupakan hal yang banyak ditentang oleh kaum muslim saat itu. Semua RS di zaman itu adalah milik penjajah belanda. Oleh karenanya, masyarakat dahulu menganggap bahwa RS adalah kebudayaan eropa dan kristen. Hal itu membangun suatu persepsi di mana jika kaum muslim membangun RS maka sama dengan mengikuti ajaran agama lain.

“Pemikiran tersebut berpacu pada HR. Abu Daud yang berbunyi barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk darinya. Oleh karenanya banyak yang menentang usulan pembangunan RS yang dicanangkan oleh KH Hambali Abu Sujak Ar-Ruslani. Tidak hanya dari luar muhammadiyah tetapi dari dalam juga. Meski ditentang, Kiai Haji Ahmad Dahlan tetap teguh mendukung gagasan kiai Sujak untuk membangun RS,” jelas dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tersebut.

Keputusan itu tetap diambil bukan tanpa sebab, Nurbani mengatakan bahwa Kiai Dahlan menilai pembangunan RS adalah jalan untuk membantu umat dan jihad memerangi kemusyrikan. Gagasan tersebut juga selaras dengan pembangunan badan amal dan sekolah yang sudah Kiai Dahlan dirikan.

“Dalam pembangunan badan amal dan sekolah, Kiai Dahlan ingin memberantas kemiskinan dan kebodohan. Melihat hal tersebut, muhammadiyah sejak awal selalu mementingkan kepentingan masyarakat. Seperti sabda Rasulullah SAW dalam H.R. Bukhari, sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. Dengan meneladani kisah di atas, menumbuhkan jiwa kerelawanan dan dermawan akan membentuk manusia menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitar,” ungkap Staf Ahli Pusat Pendidikan Pelatihan dan Kepemimpinan UMM itu.

Di sisi lain Rektor UMM Fauzan mengatakan bahwa bulan ramadhan adalah waktu yang tepat untuk introspeksi dan perbaikan diri. Hal ini diibaratkan seperti kereta yang berhenti di stasiun untuk memeriksa kekurangan-kekurangan yang ada, sebelum kembali melakukan perjalanan panjang. Harapannya, setelah bulan ramadhan sikap dan sifat baik tersebut akan terus terbawa di hari-hari dan bulan-bulan selanjutnya.

“Ketika puasa, tentu banyak larangan yang harus kita patuhi, seperti menahan hawa nafsu, menggunjing dan lain sebagainya. Dengan kita taat pada aturan-aturan selama bulan puasa, hal itu akan membentuk diri kita menjadi pribadi yang disiplin dan membawa kebiasaan baru setelah bulan puasa berakhir,” pungkasya.

klik sumber berita ini

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hukum Melaksanakan Salat Ghaib Setelah Jenazah Sebulan Dikuburkan – Muhammadiyah

28 February 2024 - 15:59 WIB

Komitmen Muhammadiyah dan Bukopin Syariah Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Umat – Muhammadiyah

28 February 2024 - 13:38 WIB

‘Aisyiyah Dorong Diversifikasi Pangan Lokal Guna Tegakkan Kedaulatan Pangan Nasional – Muhammadiyah

28 February 2024 - 12:35 WIB

Haedar Nashir Bimbing Ikrar Syahadat Calon Menantu Susi Pudjiastuti – Muhammadiyah

28 February 2024 - 10:30 WIB

Kiai Saad Ibrahim Apresiasi Perkembangan Pesat Pesantren Muhammadiyah – Muhammadiyah

27 February 2024 - 11:36 WIB

Perkembangan Kriteria Awal Bulan Kamariah di Muhammadiyah – Muhammadiyah

26 February 2024 - 16:01 WIB

Trending di Muhammadiyah or id