Menu

Mode Gelap
Menteri PPPA Apresiasi Hunian Darurat Yang Di Bikin Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur

Muhammadiyah News Network WIB

Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Mulai Diserbu, 2.680 Tiket Terjual


 Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Mulai Diserbu, 2.680 Tiket Terjual Perbesar

#

Medan, InfoMu.co – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Sumatera Utara mencatat sudah menjual sebanyak 2.680 kursi kereta api untuk mudik Lebaran 2022.

“Sejak layanan penjualan tiket KA Lebaran dibuka 1 April, pembelian tiket mudik Lebaran terus meningkat,”ujar Manajer Humas KAI Sumut Mahendro Trang Bawono di Medan, Sumut, Sabtu.

Dari pekan sebelumnya masih 1.220 kursi, akhir pekan ini tercatat sudah ada 2.680 tiket kereta api yang terjual. Penjualan tiket itu untuk keberangkatan periode 22 April-13 Mei 2022.

Dia menjelaskan, pemesanan tiket dilakukan penumpang melalui seluruh saluran resmi penjualan tiket KAI, mulai aplikasi KAI Access, web kai.id, dan loket stasiun.

“Harapannya, pemesanan terus meningkat karena manajemen menyiapkan tempat duduk yang banyak untuk angkutan Lebaran 2022 yakni sebanyak 16.770 tempat duduk,” katanya.

KAI menetapkan masa angkutan Lebaran mulai H-10 hingga H+10 Lebaran atau 22 April hingga 13 Mei 2022.

“Kebijakan penjualan tiket kereta api mulai H-45 sebelum keberangkatan dari H-30 sebelumnya dilakukan untuk memberikan keleluasaan masyarakat dalam merencanakan perjalanannya dengan kereta api di Lebaran 2022,” katanya.

Sesuai aturan dari pemerintah, kapasitas yang ditetapkan untuk KA antarkota sebesar 100 persen dan untuk KA lokal 70 persen.

Mahendro mengatakan, dalam masa angkutan Lebaran 2022, sejak 5 April, KAI menerapkan persyaratan baru bagi pelanggan yang hendak menggunakan moda transportasi kereta api itu.

Pelanggan KA antarkota yang telah mendapatkan vaksin ketiga (booster) tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif swab antigen dan PCR pada saat proses boarding.

Peraturan tersebut diberlakukan menyusul terbitnya Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi COVID-19 tanggal 4 April 2022.

Adapun calon penumpang yang masih divaksin pertama, wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3×24 jam.

“Kalau belum divaksin dengan alasan medis, wajib menunjukkan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah dengan hasil negatif swab PCR,” katanya. (ant)

sumber berita dari infomu.co

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Mohammad Natsir dan Tiga Gurunya yang Inspiratif

10 December 2022 - 02:27 WIB

Cetak Gol ke Gawang Persik, Ini Komentar Febri Hariyadi

9 December 2022 - 22:26 WIB

UM Bandung Siap Gelar Wisuda, Tokoh Ini Akan Sampaikan Orasi Ilmiah

9 December 2022 - 18:24 WIB

Aisyiyah Terima Penghargaan BKKBN Atas Upaya Dan Peran Penurunan Stunting

9 December 2022 - 18:23 WIB

Asep Dayat dan Persib Bandung

9 December 2022 - 14:23 WIB

Lazis Muhammadiyah Kab. Cirebon Galang Donasi Bantu Korban Gempa Cianjur

9 December 2022 - 14:22 WIB

Trending di Muhammadiyah News Network