Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung Talkshow PAI UM Bandung Beri Tips Seputar Pembentukan Karakter Siswa dan Guru Ketua PP Muhammadiyah Ajak Warga Persyarikatan Kembali Bersatu dan Solid Setelah Pemilu 2024 PWM Jawa Barat Komitmen Bangun Muhammadiyah Lebih Bermarwah, Berkemajuan, dan Berorientasi Masa Depan Muhammadiyah Jawa Barat Serukan Politik Tanpa SARA dan Hoaks

Muhammadiyah or id WIB

Bagaimana Islam Memandang Air? – Muhammadiyah


 Bagaimana Islam Memandang Air? – Muhammadiyah Perbesar

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA—Al-Quran menyebut air dengan istilah ma’. Kata-kata lain yang terkait dengan makna air dan disebut dalam al-Quran adalah mathar (hujan), ‘ain (mata air, dan kata jamaknya ‘uyun), yanbu‘ (sumber air, dan kata jamaknya yanabi‘), nahr (sungai, dan kata jamaknya anhar), dan bahr (laut, dan kata ganda serta kata jamaknya bahran/bahrain dan bihar/abhur).

Menurut Ruslan Fariadi, sebanyak 192 kali Al-Qur’an menyebut kata air dengan berbagai jenis varian penyebutannya. Banyaknya penyebutan air dalam al-Quran ini sebanding dengan makna air yang sangat penting bagi kehidupan, di samping sebagai isyarat keharusan memerhatikan, meneliti, mengkaji, dan merawatnya.

Dalam Islam, air menjadi medium utama dalam pelaksanaan thaharah seperti mandi besar dan wudhu. Sehingga menempatkan air sebagai sumber kehidupan. Tanpa asupan air yang memadai, semua makhluk hidup akan mati dalam beberapa hari. Bahkan segala sesuatu yang hidup diciptakan Allah dari air, demikian pernyataan al-Quran dalam Surat al-Anbiya ayat 30: “Dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup…”.

“Komposisi tubuh manusia, hasil penelitian menunjukkan bahwa dua pertiga berat fisiknya merupakan cairan. Bahkan orang tidak bisa bertahan hidup lebih lama tanpa air. Orang masih bisa kuat bertahan jika tanpa makan,” ujar Ruslan dalam Tarjih Menjawab pada Selasa (13/04).

Selain sumber kehidupan, air berfungsi sebagai sarana konservasi (pemeliharaan dan perlindungan) tanah. Air dapat meningkatkan kualitas tanah dari kering atau tandus menjadi subur, sehingga bermanfaat bagi kehidupan manusia melalui tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan yang dihasilkannya (QS. Al Baqarah: 5).

Air mampu menggerakkan turbin pada suatu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang kemudian menghidupkan (menjalankan) generator sehingga menghasilkan listrik. Pada skala kecil di masyarakat pada umumnya dikenal dengan teknologi MikroHidro. Teknologi lain yang membuktikan bahwa air memiliki fungsi energi, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan juga kendaraan-kendaraan yang digerakkan dengan energi uap.

“Dalam pandangan Islam, air harus dijadikan sebagai anugrah Allah yang tidak hanya untuk kepentingan kita sebagai manusia tetapi bagi makhluk hidup. Maka orang yang mencemari air merupakan tindakan yang tercela karena sama saja mencemari kehidupan,” tutur dosen Universitas Ahmad Dahlan ini.

klik sumber berita ini

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kiai Saad Ibrahim Apresiasi Perkembangan Pesat Pesantren Muhammadiyah – Muhammadiyah

27 February 2024 - 11:36 WIB

Perkembangan Kriteria Awal Bulan Kamariah di Muhammadiyah – Muhammadiyah

26 February 2024 - 16:01 WIB

Pendirian Muhammadiyah Sebagai Organisasi Adalah Lompatan Pengetahuan dalam Islam – Muhammadiyah

26 February 2024 - 12:37 WIB

Kepemimpinan Sinergis IMM Membumikan Gerakan Inklusif Berkemajuan – Muhammadiyah

26 February 2024 - 10:04 WIB

Musyawarah Nasional Tarjih ke-32 di Pekalongan Resmi Ditutup – Muhammadiyah

25 February 2024 - 13:01 WIB

Tok! Peserta Munas Tarjih ke-32 Sahkan Pemberlakuan Kalender Islam Global, Kapan Digunakan? – Muhammadiyah

25 February 2024 - 10:53 WIB

Trending di Muhammadiyah or id