Menu

Mode Gelap
Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

Muhammadiyah News Network WIB

IMM Lamongan Gelar Aksi, Ini Tuntutannya – PWMU.CO


 IMM Lamongan Gelar Aksi, Ini Tuntutannya – PWMU.CO Perbesar

IMM Lamongan
IMM Lamongan demo ke Pemkab menyampaikan tuntutan turunkanharga minyak goreng. (Alfain/PWMU.CO)

PWMU.CO– IMM Lamongan menggelar demonstrasi ke Gedung Pemerintahan Kabupaten Lamongan, Rabu(13/4/2022).

#

Sebelumnya seluruh kader IMM Lamongan berkumpul di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan.

Kemudian berbaris menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan. Sepanjang jalan massa membentangkan spanduk, bendera IMM, dan poster yang bertuliskan tuntutan turunkan sembako, BBM, minyak goreng, dan tolak penundaan Pemilu 2024.

Aksi diikuti seluruh kader IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah) se Lamongan. Mereka dari IMM ITB AD, Unisda, Abu Hanifah, STAIM, Harun Arrasyid, An-Nafis, Iskandariyah, dan Muhammad Al Fatih.

Aksi dipimpin oleh Ketua PC IMM Lamongan Satria Putra Wibisono dan Koordinator Lapangan oleh David Lubis.

Satria Putra Wibisono mengatakan, aksi hari ini bentuk tanggung jawab kami sebagai agent of control. ”Kami dipertemukan oleh rasa yang sama akan keresahan terhadap problematika kebangsaan saat ini,” katanya.

”Harga BMM naik, minyak goreng naik, PPN naik, semuanya adalah bersinggungan langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.

Apalagi penampilan elite negeri bukan mencari solusi, melainkan membuat gaduh dengan wacana perpanjangan masa jabatan presiden, penundaan pemilu, dan amandemen UUD 1945.

Pemindahan Ibu Kota Negara juga bikin gaduh. Awal mulanya pemerintah mengatakan tidak akan memakai APBN sedikitpun. Setelah Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN) disahkan, pembiayaan terhadap proyek IKN menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN).

Mahasiswa demonstran diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Drs H Fahrudin Ali Fikri MSi.

Dia mengatakan, kita merasakan kondisi yang sama atas problematika bangsa saat ini. Pemda Lamongan menerima aspirasi IMM Lamongan dan menyalurkannya sesuai dengan tahapannya.

”Kami berharap situasi dan kondisi segera berubah normal kembali,” katanya.

Tuntutan Aksi

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Lamongan menyatakan sikap:

Pertama, menolak perpanjangan masa jabatan presiden, penundaan Pemilu serta amandemen UUD 1945.

Kedua, menolak kenaikan harga minyak goreng serta mendesak pemerintah untuk menstabilkan harganya.

Ketiga, menolak kenaikan harga BBM dan mendesak pemerintah menjamin stok pertalite.

Keempat, menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%.

Kelima, menolak pemindahan Ibu Kota Negara. Mendesak presiden dan DPR menghentikan proyek pembangunan IKN.

Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan  Editor Sugeng Purwanto

sumber berita by [pwmu.co]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pembukaan Gelar Karya P5 dan Classmeeting SMK Muhammadiyah Kudus 2022 – Muriamu.ID

6 December 2022 - 02:02 WIB

Relawan Muhammadiyah Lumajang Lakukan Asesmen dan Bantu Warga Terdampak Gunung Semeru

6 December 2022 - 01:59 WIB

Penyintas Gempa Cianjur Berterima Kasih Atas Respon Dan Layanan Muhammadiyah

6 December 2022 - 01:58 WIB

Kemeriahan Fashion Show Gelar Karya P5 SMK Muhammadiyah Kudus – Muriamu.ID

5 December 2022 - 22:01 WIB

Lazismu Jawa Timur Kirim 50 Ribu Kaleng Sarden untuk Korban Gempa Cianjur

5 December 2022 - 21:58 WIB

Pidato Perdana Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Terpilih dalam Penutupan Muktamar

5 December 2022 - 21:56 WIB

Trending di Muhammadiyah News Network