Menu

Mode Gelap
Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

Muhammadiyah News Network WIB

Ngaso di MBS Prof Hamka Ajak Wasathiah Beragama – PWMU.CO


 Ngaso di MBS Prof Hamka Ajak Wasathiah Beragama – PWMU.CO Perbesar

Mudir MBS Prof Hamka Kota Madiun Drs Zaini Munir Fadloli MAg (kiri) saat mengisi tausiah di MBS Prof Hamka Kota Madiun (Erzam Zami Firdaus/PWMU.CO)

Ngaso di MBS Prof Hamka Kota Madiun Ajak Wasathiah Beragama; Liputan Sri Mulyani, Kontributor PWMU.CO Madiun

#

PWMU.CO Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prof Hamka Kota Madiun menggelar Ngaso alias Nagji Sore Menjelang Berbuka Bersama, Kamis (15/4/22). Selain untuk silaturahmi, ada tausiah dalam acara tersebut.

Sebanyak 110 orang hadir di Kampus MBS, Jalan Poncowati, Demangan, Kota Madiun. Mereka terdiri dari unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun, majelis, lembaga, ortom, pimpinan amal usaha Muhammadiyah se-Kota Madiun, BPH, serta guru dan karyawan MBS Prof Hamka.

Dalam sambutanya, Ketua PDM Kota Madiun Sutomo berharap MBS Prof Hamka semakin baik. “Seiring bertambahnya tahun, santrinya semakin tambah,” harapnya.

Dia juga memberi semangat agar bisa menghasilkan cara menciptakan santri yang pantang mengeluh. “Tetap bertahan alias tidak kabur misalnya ketika dimarahi ustad atau ustadzah,” tuturnya.

Jadi, dia mengimbau agar guru dan karyawan MBS Prof Hamka tidak berputus asa membuat santri kerasan (nyaman) tinggal di sana. “Mari kita buat semuanya nyaman. Mulai dari murid, guru, santri, dan semuanya. Kita harus optimis dan husnudzan,” imbuhnya.

Sutomo menyatakan, PDM Kota Madiun akan terus mendukung program yang MBS rencanakan. “Utamanya, yang bisa menarik santri baik dari Madiun maupun luar kota,” tambahnya.

Jalankan Islam Kaffah

Sementara itu, Zaini Munir Fadloli—Mudir MBS Prof Hamka Kota Madiun—menilai kegiatan ini wujud sarana beribadah. “Apalagi dilakukan di bulan Ramadhan yang nantinya akan dicatat bernilai pahala,” ungkapnya.

Selain itu, dia menyatakan kegiatan itu untuk taklim atau mencari ilmu. “Karena mencari ilmu ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Nah, kalau buka bersamanya ini ya untuk kelengkapanya saja,” jelasnya di sela-sela memberikan tausiah ‘Sikap Wasathiyah dalam Beragama’.

Dia melanjutkan, Allah SWT hakikatnya memerintahkan untuk menjalankan ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh). Artinya, hendaknya menjalankan semua aspek ajaran Islam.

Muhammadiyah sendiri membagi ajaran Islam menjadi emoat aspek. Mencakup ajaran akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah. “Al-Quran ini kalau dibagi ya berisi empat ajaran itu,” beber Zaini—sapaan akrabnya.

Baca sambungan di halaman 2: Wasathiah Beragama

sumber berita by [pwmu.co]

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pembukaan Gelar Karya P5 dan Classmeeting SMK Muhammadiyah Kudus 2022 – Muriamu.ID

6 December 2022 - 02:02 WIB

Relawan Muhammadiyah Lumajang Lakukan Asesmen dan Bantu Warga Terdampak Gunung Semeru

6 December 2022 - 01:59 WIB

Penyintas Gempa Cianjur Berterima Kasih Atas Respon Dan Layanan Muhammadiyah

6 December 2022 - 01:58 WIB

Kemeriahan Fashion Show Gelar Karya P5 SMK Muhammadiyah Kudus – Muriamu.ID

5 December 2022 - 22:01 WIB

Lazismu Jawa Timur Kirim 50 Ribu Kaleng Sarden untuk Korban Gempa Cianjur

5 December 2022 - 21:58 WIB

Pidato Perdana Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Terpilih dalam Penutupan Muktamar

5 December 2022 - 21:56 WIB

Trending di Muhammadiyah News Network