Menu

Mode Gelap
Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

Muhammadiyah or id WIB

Israel Menyerang Peradaban Dunia – Muhammadiyah


 Israel Menyerang Peradaban Dunia – Muhammadiyah Perbesar

#

Oleh: Prof Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah

Israel kembali melakukan tindakan agresinya. Kali ini negara zionis itu menyerang  kaum muslim yang tengah beribadah di Masjid Al-Aqsa untuk yang ke sekian kalinya. Serangan polisi Israel kali ini melukai lebih 152 jamaah muslim, kian  menambah daftar panjang kekejaman dan invasi Israel  terhadap bangsa Palestina.

Betapa berat penderitaan rakyat Palestina sejak tahun 1948 selain kehilangan tanah airnya yang sah juga terus menerus diserang, ditembaki, diteror, dan diagresi secara fisik sepanjang hidupnya. Perempuan dan anak-anak Palestina pun selalu menjadi korban kekejaman Israel.

Kekejaman demi kekejaman yang dilakukan Israel sejatinya bukan hanya menyangkut serangan brutal terhadap bangsa Palestina, sejatinya juga  merupakan serangan nista terhadap peradaban dunia. Dunia modern yang seharusnya menjunjung tinggi  kebebasan dan hak hidup manusia atau suatu bangsa, sungguh tidak dihiraukan oleh Israel. Serangan demi serangan, dari kekejaman  yang satu ke kekejaman lainnya yang dilakukan Israel  seolah boleh dan biasa di mata dunia.

Israel sendiri selalu memiliki alasan dalam melakukan serangan apapun  dan kapan pun terhadap rakyat Palestina. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun negara-negara adidaya  nyaris bungkam jika menyangkut serangan Israel. Tidak ada kecaman keras, apalagi sanksi. Bila dalam kasus agresi Russia ke Ukraina sertamerta negara-negara Eropa dan Amerika Serikat langsung bereaksi keras dan memberi sanksi, hal serupa  tidak berlaku bagi Israel. Israel  itu seakan boleh melakukan serangan fisik dan militer dalam bentuk apapun di wilayah Palestina. Rakyat dan wilayah Palestina dianggap bebas untuk diinvasi Israel sekehendaknya.

Lembaga-lembaga dan para aktivis hak asasi manusia di seluruh dunia pun nyaris bisu. Bila ada satu peristiwa dengan korban kecil  di suatu negara selalu mudah menjadi isu dunia sebagai  pelanggaran HAM, namun tiadak  berlaku bagi Israel.

Kelompok-kelompok pengusung perdamaian dunia dan forum-forum agama-agama nyaris bisu bila menyangkut Israel, seolah semua serangan demi serangan  fisik itu menjadi lumrah.  Penyuara anti-radikalisme dan anti-terorieme pun tidak terdengar sikap garangnya bila menyangkut tindakan super-radikal dan super-teror Zionis Israel.

Inilah ironi tragis dunia global saat ini. Padahal sejatinya serangan demi serangan Israel terhadap wilayah dan bangsa Palestina sama dengan menyerang brutal dan menghancurkan peradaban dunia. Karena yang diserang ialah manusia, kebebasan, hak, dan eksistensi hidup sebuah bangsa yang semestinya menikmati kemerdekaannya secara leluasa.

Kenapa di era dunia modern saat ini yang semestinya menjunjungtinggi peradaban manusia dengan segala hak asasinya masih terus membiarkan Israel untuk  bebas  menyerang, menyerbu, menginvasi, mengaresi, dan menindas bangsa lain tanpa sanksi dan usaha serius PBB dan negara-negara di dunia untuk menghentikannya secara nyata.

Ketika Irak era Saddam Hussein menginvasi Kuwait, negara-negara sekutu Eropa sigap menghancurkan Irak hingga nasibnya nesta sampai saat ini. Begitu pun bila ada invasi atau pelanggaran HAM berat  di suatu negara, banyak suara menentang dan mengecam.  Namun  Israel kekecualian. Inilah nestapa dan kelumpuhan peradaban dunia modern saat ini!

klik sumber berita ini

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Muhadjir Effendy : Nasyiatul Aisyiyah Organisasi Strategis dengan Perempuanya yang Produktif

5 December 2022 - 20:15 WIB

Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah!

5 December 2022 - 18:24 WIB

50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur

5 December 2022 - 16:38 WIB

Lima Budaya Organisasi Islami dalam Muhammadiyah

5 December 2022 - 13:40 WIB

Mengapa Muhammadiyah Tidak Berhenti Membangun Amal Usaha? Ini Jawabannya

5 December 2022 - 12:50 WIB

Eco Bhinneka Berlatih Software Akuntasi Keuangan Berbasis Web

5 December 2022 - 11:06 WIB

Trending di Muhammadiyah or id