Menu

Mode Gelap
Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur Kembangkan Program Orangtua Asuh, Muhammadiyah Gresik Tanggung Seluruh Biaya Sekolah Anak Yatim

Muhammadiyah News Network WIB

Begini Cara Memahami Hasil Psikotes yang Utuh – PWMU.CO


 Begini Cara Memahami Hasil Psikotes yang Utuh – PWMU.CO Perbesar

Direktur PLPK Smamio Ika Famila Sari SPsi menerangkan di hadapan wali siswa kelas IV Berlian School (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

Begini Cara Memahami Hasil Psikotes yang Utuh, Liputan Kontributor PWMU.CO Gresik Sayyidah Nuriyah.

#

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) bekerja sama dengan Pusat Layanan Psikologi dan Konseling (PLPK) Smamio mengadakan sosialisasi hasil psikotes, Sabtu (16/4/22). Kegiatan ini berlangsung seiring konsultasi hasil belajar siswa usai Penilaian Tengah Semester 2.

Sosialisasi ini bagian dari tindak lanjut paket pelayanan psikotes bersama PLPK. Di mana, pada bulan sebelumnya telah berlangsung psikotes dalam dua gelombang untuk siswa kelas IV.

Di Aula Berlian, Direktur PLPK Ika Famila Sari SPsi menjelaskan, sosialisasi digelar agar wali siswa memiliki pemahaman yang utuh terhadap laporan hasil pemeriksaan psikologi (psikotes). Harapannya, wali siswa tidak sekadar melihat skor kecerdasan intelegensi (IQ) anak yang tercantum di halaman pertama, tapi juga paham maknanya.

Pemetaan Potensi

Selain itu, wali siswa juga diajak memahami bagian kekuatan dan kelemahan siswa pada beberapa aspek yang terekam. “Memetakan potensi yang dimiliki ananda, sehingga bisa mengetahui potensi (kekuatan) mana yang perlu lebih fokus dioptimalkan,” tambah Ika—panggilan akrabnya.

Sedangkan untuk sekolah, lanjut Ika, hasil psikotes bisa menjadi ladang informasi kondisi pemetaan potensi siswa dan menyiapkan program tindak lanjutnya. Mengingat, psikotes bukan hanya bicara soal kemampuan intelegensi saja.

“Sekolah bisa membuat program yang bisa disesuaikan dengan potensi siswa. Untuk anak yang IQ tinggi bagaimana, IQ rata-rata bagaimana. Yang kurang berpotensi dalam akademik berarti perlu digali potensi lainnya,” tuturnya.

Validitas

Ika menyatakan, psikotes telah disajikan secara terstandar, sampai pada ukuran dan jenis kertas maupun pensil yang digunakan. Demikian pula dengan tester yang terlibat, semua berlatar belakang Psikologi.

Artinya, pihaknya sangat memperhatikan standar administrasi psikotes agar hasilnya benar-benar valid. “Valid berarti angka IQ yang tercetak di sana benar-benar menggambarkan kemampuan siswa,” terangnya.

Kemudian, dia memaparkan, kondisi anak pada saat pelaksanaan psikotes juga akan berpengaruh pada hasilnya. Seperti anak ternyata sedang sakit, belum sarapan, bad mood karena bertengkar dengan adik, dan lain sebagainya.

“Apabila kondisi-kondisi ini terjadi dan hasil yang didapatkan jelek sekali atau kurang sesuai dengan keseharian ananda di sekolah, maka bisa jadi hasilnya memang belum menggambarkan kemampuan ananda yang sesungguhnya,” terangnya.

Baca sambungan di halaman 2: Tes Skolastik



sumber berita by [pwmu.co]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pembukaan Gelar Karya P5 dan Classmeeting SMK Muhammadiyah Kudus 2022 – Muriamu.ID

6 December 2022 - 02:02 WIB

Relawan Muhammadiyah Lumajang Lakukan Asesmen dan Bantu Warga Terdampak Gunung Semeru

6 December 2022 - 01:59 WIB

Penyintas Gempa Cianjur Berterima Kasih Atas Respon Dan Layanan Muhammadiyah

6 December 2022 - 01:58 WIB

Kemeriahan Fashion Show Gelar Karya P5 SMK Muhammadiyah Kudus – Muriamu.ID

5 December 2022 - 22:01 WIB

Lazismu Jawa Timur Kirim 50 Ribu Kaleng Sarden untuk Korban Gempa Cianjur

5 December 2022 - 21:58 WIB

Pidato Perdana Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah Terpilih dalam Penutupan Muktamar

5 December 2022 - 21:56 WIB

Trending di Muhammadiyah News Network