Home Muhammadiyah News Network Mubaligh Hijrah Hidupkan Suasana Ramadhan PRM dan PCM | PWMU.CO

Mubaligh Hijrah Hidupkan Suasana Ramadhan PRM dan PCM | PWMU.CO

by PWMU CO
Mubaligh Hijrah
Kegiatan Mubaligh Hijrah di TPQ Masjid al-Husna, Badran.

PWMU.CO– Mubaligh Hijrah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta diterjunkan ke PRM dan PCM selama bulan Ramadhan pada 1-14 April.

Ada 60 siswa yang ikut program ini. Murid kelas X dan XI. Sebelumnya mereka ikut pembekalan seperti mengaji dan kegiatan lain dari guru Ismuba.

Setelah itu mereka diterjunkan ke masjid, mushala, TPQ yang dikelola PRM dan PCM di Yogya atau di tempat tinggal masing-masing. Seperti Hadiid Sulaiman siswa kelas XI diterjunkan di Masjid al-Husna Badran Yogya.

Siswa yang hafidh Quran ini memberikan tips cepat belajar membaca al-Quran kepada santri TPQ (Taman Pendidikan Quran) di masjid itu. Dia didampingi guru pembimbing Intan Handayani SThI.

Pembimbing Helmi Kurniawan MSi menjelaskan, tugas siswa yang ikut program ini menggerakkan pengajian, tadarusan, pembinaan santri TPQ, membuat lomba dan lainnya sesuai kondisi setempat.

”Program ini melatih siswa menjadi kader persyarikatan yang unggul, dan menjalin ukhuwah Islamiyah dengan takmir, PRM dan PCM di Kota Yogya,” katanya. 

Program Mubaligh Hijrah, sambung dia, salah satu kegiatan unggulan SMA Muhi Yogyakarta yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan.

Di Kota Yogyakarta, pelaksanaan salah satunya di Masjid Al Husna, Badran, Jetis, Yogyakarta.

Wakil Ketua PCM Badran, Kharismawan Lutfi Nugroho, mengatakan, hadirnya anak-anak SMA Muhi memberikan warna dakwah mengisi kegiatan Ramadhan di masjid ini.

”Dakwah dengan kemasan kekinian dan menggembirakan. Semoga SMA Muhi semakin maju dan menjadi pilihan masyarakat dalam menitipkan putra-putrinya menjadi kader Muhammadiyah dan pemimpin bangsa,” katanya.

Kepala SMA Muhi, Drs H Herynugroho MPd menyampaikan, kegiatan MH diharapkan menambah pengalaman dan keterampilan peserta didik di kemudian hari.

”Insyaallah setelah mengikuti  kegiatan MH ini, anak-anak akan mendapatkan pengalaman yang  luar biasa sebagai bekal di kemudian hari,” katanya.

Pengalaman itu, sambung dia, seperti kemampuan siar dakwah agama Islam,  perilaku tangguh dan bertanggung jawab dalam aktivitas di masyarakat, keterampilan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan.

Juga pengalaman kerja sama kelompok dan dengan masyarakat, keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah serta memiliki kreativitas dan inovasi untuk melaksanakan berbagai kegiatan. (*)

Penulis Yusron Ardi Darmawan  Editor Sugeng Purwanto

sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment