Home Muhammadiyah or id Unik, Kampus Muhammadiyah Ini Adakan Buka Bersama di Lapas Perempuan

Unik, Kampus Muhammadiyah Ini Adakan Buka Bersama di Lapas Perempuan

by Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) senantiasa menebar manfaat ke sesama. Kali ini, Kampus Putih menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan kelas II Malang. Berangkat dengan Mobil Kamis Membaca (KaCa) dan Mobil Bakti Terhadap Bangsa (Terbang), tim UMM langsungkan kegiatan ngabuburit, tausiyah dan berbuka bersama lebih dari 500 warga binaan pemasyarakatan (WBP) serta para staf pada Senin (18/4) . Selain itu, Pihak UMM juga memberikan pemeriksaan kesehatan dan donasi berupa pakaian kewanitaan.

Sebelumnya, UMM telah melakukan berbagai kegiatan bermanfaat di Lapas bersama para warga binaan. Mulai dari membagikan hewan kurban saat Idul Adha tahun lalu, pembuatan karya musik dan video klip, donasi buku hingga aktivitas berbuka bersama. Bahkan juga melangsungkan pelatihan menulis hingga menerbitkan buku karya para warga binaan. Semua agenda tersebut merupakan rangkaian panjang program UMM Berbagi.

Wakil Rektor III UMM, Nur Subeki,menerangkan bahwa agenda buka bersama itu bertujuan untuk menyebarkan kebermanfaatan kepada sesama. Hal itu sesuai dengan slogan yang selalu UMM gaungkan yakni “Dari Muhammadiyah untuk Bangsa”. Dengan begitu, ia berharap kehidupan warga binaan dapat diliputi dengan keceriaan, kekuatan, dan kebahagiaan.

Ia mengungkapkan bahwa Kampus Putih terus melibatkan diri dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. Di antaranya dengan berkontribusi pada aspek pendidikan, kesehatan, serta psikologi. “Harapannya kegiatan yang kami upayakan di bulan puasa ini mampu mendekatkan sivitas akademika UMM dengan sesama saudara serta kepada Yang Maha Kuasa,” imbuhnya.

Unik, Kampus Muhammadiyah Ini Adakan Buka Bersama di Lapas Perempuan

Sementara itu, Tri Anna Aryati, Kepala Lapas Perempuan Kelas II Malang berterima kasih kepada Kampus Putih yang sudah membagi kasih dan sayang kepada keluarga besar Lapas Perempuan. UMM dinilai telah berbagi banyak ilmu dan pengetahuan, salah satunya ilmu terkait kesehatan diri dan deteksi kanker payudara mandiri. Begitu pula dengan peningkatan keimanan melalui tausiyah yang disampaikan oleh Dr. Joko Susilo, M.Si. selaku dosen UMM.

Anna mengungkapkan bahwa sinergi UMM dan Lapas sudah terjalin erat sejak lama. Tidak terbatas melalui acara formal seperti ini saja, tapi juga melihat kontribusi para mahasiswa dalam meningkatkan edukasi warga binaan. “Mari kita berdoa semoga Ramadan tahun ini mampu membuat kita semua menjadi pribadi yang lebih baik di kemudian hari,” harapnya.

Terkait pelaksanaan agenda, Koordinator program M. Isnaini, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan dirasa perlu untuk melihat kondisi para warga binaan. Begitupun dengan donasi pakaian kewanitaan yang bisa menggantikan pakaian yang lama. “Apalagi ada pembatasan jumlah pakaian dalam yang dibawa oleh masing-masing warga binaan. Mungkin ada beberapa yang sudah lusuh dan tidak layak pakai. Jadi saya kira donasi ini bisa membantu dengan baik,” tambahnya.

Krisna, sapaan akrabnya melanjutkan pihaknya memang sengaja membawa mobil KaCa dan mobil Terbang. Tidak lain tidak bukan untuk memberikan edukasi dan wawasan kepada masyarakat. Apalagi melihat tingginya antusiasme para warga binaan lapas akan aktivitas membaca dan menulis di kunjungan sebelumnya. Pada kunjungan itu, mobil Terbang juga sudah dilengkapi dengan buku-buku entrepreneurship yang bisa menunjang potensi warga binaan.

“Tentu kami akan terus menebar manfaat dimanapun kami berada, dalam hal ini di Lapas Perempuan kelas II Malang. Sehingga mampu memberikan peningkatan kualitas pembinaan yang mungkin bisa membimbing para warga binaan ke arah yang lebih baik,” tegasnya. 

Kunjungan itu juga disambut baik oleh warga binaan Lapas perempuan, salah satunya Revi. Menurutnya, setiap Kampus Putih datang selalu membawa sesuatu yang baru dan menyenangkan. Jika tahun lalu memberikan tausiyah dan bukber, kali ini UMM juga memberikan edukasi terkait organ reproduksi, deteksi kanker payudara dan bantuan pakaian dalam. “Hal ini sangat membantu kami untuk mengetahui lebih awal jika saja kami menderika kanker. Semoga UMM bisa terus memberikan hal-hal baru dan bermanfaat bagi kami di kesempatan selanjutnya,” pungkasnya.



klik sumber berita ini

Related Articles

Leave a Comment