Menu

Mode Gelap
Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli Resmi Dilantik, Rektor UM Bandung Minta Para Warek Terus Lakukan Peningkatan Kualitas dan Transformasi Kampus Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung Talkshow PAI UM Bandung Beri Tips Seputar Pembentukan Karakter Siswa dan Guru

Muhammadiyah News Network WIB

Zakat Fitrah, Bolehkah Diberikan pada Selain Fakir Miskin | PWMU.CO


 Zakat Fitrah, Bolehkah Diberikan pada Selain Fakir Miskin | PWMU.CO Perbesar

Zakat Fitrah, Bolehkah Diberikan pada Selain Fakir Miskin (ilustrasi freepik.com)

Zakat Fitrah, Bolehkah Diberikan pada Selain Fakir Miskin oleh Ustadzah Ain Nurwindasari.

PWMU.CO – Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim baik anak kecil, orang dewasa, bahkan hamba sahaya.

Pensyariatan zakat fitrah setidaknya terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar RA, ia berkata:

فَرَضَ رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ زَكَاةَ الفِطْرِ صَاعًا مِن تَمْرٍ، أوْ صَاعًا مِن شَعِيرٍ علَى العَبْدِ والحُرِّ، والذَّكَرِ والأُنْثَى، والصَّغِيرِ والكَبِيرِ مِنَ المُسْلِمِينَ، وأَمَرَ بهَا أنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إلى الصَّلَاةِ.

“Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah sesudah ramadhan sebanyak satu sha’ kurma atau gandum kepada hamba sahaya, orang merdeka, laki-laki dan wanita, anak-anak dan orang dewasa. Ia menyuruh menunaikannya sebelum orang-orang keluar untuk shalat Idul Fitri,” (HR Bukhari dan Muslim).

Juga hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: «فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ، مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ، فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ، وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ»

“Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata, Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan perkataan kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barang siapa yang menunaikannya sebelum shalat (Idul Fitri), berarti ini merupakan zakat yang diterima, dan barang siapa yang menunaikannya setelah shalat (Idul Fitri) berati hal itu merupakan sedekah biasa.” (HR Abu Daud, Ibnu Majah, dan Daru Quthni)

Dari kedua hadits di atas dapat dipahami bahwa, pertama, zakat fitrah dikeluarkan oleh seluruh umat Islam pada bulan Ramadhan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Kedua, sebenarnya yang paling berhak menerima zakat fitrah adalah fakir miskin, yakni orang yang dari segi kesejahteraan di bawah rata-rata pada umumnya sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka sendiri.

Baca sambungan di halaman 2: Bagaimana selain Fakir Miskin?

sumber berita by [pwmu.co]

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tiga Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung Resmi Dilantik

29 February 2024 - 01:24 WIB

Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai

28 February 2024 - 22:42 WIB

Ketua PWM Ajak Warga Muhammadiyah se-Jawa Barat Untuk Sukseskan OlympicAD VII di Bandung

28 February 2024 - 21:23 WIB

Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli

28 February 2024 - 18:40 WIB

Resmi Dilantik, Rektor UM Bandung Minta Para Warek Terus Lakukan Peningkatan Kualitas dan Transformasi Kampus

28 February 2024 - 14:38 WIB

PWM Jawa Barat Komitmen Menjadikan Muhammadiyah Sebagai Organisasi Bermarwah, Berkemajuan, dan Berorientasi Masa Depan

28 February 2024 - 13:21 WIB

Trending di Muhammadiyah News Network