Menu

Mode Gelap
Digelar Sebentar Lagi, Ketua PWM Jabar Ajak Warga Muhammadiyah Dukung dan Sukseskan OlympicAD VII Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli Resmi Dilantik, Rektor UM Bandung Minta Para Warek Terus Lakukan Peningkatan Kualitas dan Transformasi Kampus Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung

Muhammadiyah News Network WIB

Muhammadiyah Representasi Otentik Islam Rahmatan Lil’alamin!


 Muhammadiyah Representasi Otentik Islam Rahmatan Lil’alamin! Perbesar

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA—Muhammadiyah menjadi representasi otentik dari Islam rahmatan lil ‘alamin. Pasalnya, paradigma keagamaan tentang din dan dunya dalam “Masalah Lima” yang diyakini Muhammadiyah menunjukkan integrasi agama dan ilmu pengetahuan. Muhammadiyah berpendirian bahwa ajaran Islam yang meliputi akidah, akhlak, ibadah, dan mualamah merupakan kesatuan yang tidak boleh dipisah-pisah.

“Akidah itu ajaran yang berhubungan dengan kepercayaan, Akhlak itu ajaran yang berhubungan dengan pembentukan mental, ibadah itu ajaran yang berhubungan dengan peraturan dan tata cara hubungan manusia dengan Tuhan, dan muamalah itu ajaran yang berhubungan dengan pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat,” ujar Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Hamim Ilyas dalam Sosialisasi Ketarjihan pada Jumat (22/04).

Dalam rangka memaksimalkan peran ilmu di segala bidang, Muhammadiyah tidak mengkotak-kotakkan ilmu pengetahuan dalam sangkar besi taksonomi atau membeda-bedakan antara pengetahuan yang satu dengan yang lain. Muhammadiyah memaksimalkan semua peran ilmu dengan kerangka spiral keterkaitan antara tiga epistemologi bayani, burhani, dan irfani.

Pengetahuan bayani bersumber dari teks al Quran dan Hadis dengan analisis menggunakan kaedah-kaedah tasyri’iyyah, lughawiyah dan taqalidiyah. Sementara burhani bersumber dari akal dengan analisis menggunakan penaralan pembebasan, keutuhan, fungsional, dan kontekstual. Terakhir menggunakan pendekatan irfani yang bersumber dari intuisi dan kearifan dalam pemahamanan tentang realitas.

Dengan memaksimalkan ketiga peran ilmu di atas, Hamim yakin akan tercipta hayah thayyibah sebagaimana disebut dalam QS. An-Nahl ayat 97. Dalam tafsir sabahat, hayah thayyibah meliputi tiga kriteria: pertama, rejeki halal, pendapat ini dari Ibn Abbas dalam satu riwayat; kedua, qanaah atau kepuasan, pendapat ini dari Ali bin Abi Thalib; dan ketiga, kebahagiaan, hal ini menurut Ibn Abbas dalam riwayat yang lain.

Tafsir sahabat ini sejalan dengan perolehan iman dan amal shaleh yang disebutkan dalam al-Baqarah ayat 62 dan menjadi kriteria hayah thayyibah yang diajarkan al-Qur’an, yaitu: 1) lahum ajruhum ‘inda rabbihim (sejahtera sesejahtera-sejahteranya/ar-rafahiyyah kulluha); 2) wa la khaufun ‘alaihim (damai sedamai-damainya/as-salamu kulluha); dan 3) wa la hum yahzanun (bahagia sebahagia-bahagianya/as-sa’adatu kulluha) di dunia dan di akhirat.

Tiga kriteria di atas merupakan usaha-usaha yang dilakukan Muhammadiyah dalam bentuk amal usaha. Dengan demikian, ucap Hamim, Muhammadiyah menganut Mazhab al-Ashaliyah, mazhab yang mengikuti ajaran-ajaran yang otentik, dalam pengertian ajaran-ajaran yang sesuai dengan hakikat Islam Rahmatan Lil ‘Alamin dan para pengikutnya menghadirkan diri dalam kehidupan dengan gembira dan menggembirakan.

sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Digelar Sebentar Lagi, Ketua PWM Jabar Ajak Warga Muhammadiyah Dukung dan Sukseskan OlympicAD VII

29 February 2024 - 02:44 WIB

Tiga Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung Resmi Dilantik

29 February 2024 - 01:24 WIB

Pemilu Berjalan Sukses, PWPM Jateng Imbau Seluruh Pihak untuk Membawa Narasi Damai

28 February 2024 - 22:42 WIB

Ketua PWM Ajak Warga Muhammadiyah se-Jawa Barat Untuk Sukseskan OlympicAD VII di Bandung

28 February 2024 - 21:23 WIB

Cara Jualan Live TikTok Agar Banyak Pembeli

28 February 2024 - 18:40 WIB

Hukum Melaksanakan Salat Ghaib Setelah Jenazah Sebulan Dikuburkan – Muhammadiyah

28 February 2024 - 15:59 WIB

Trending di Muhammadiyah or id