Home Muhammadiyah News Network Masuki 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan, Tingkatkan Ibadah dan Perbanyak Baca Al Quran

Masuki 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan, Tingkatkan Ibadah dan Perbanyak Baca Al Quran

by Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Tanpa terasa umat Islam sudah memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan. Di hari-hari inilah ibadah ditingkatkan karena banyak muslim berharap mendapatkan karunia malam Lailatul Qadar.

Terutama di malam-malam ganjil seperti 21, 23, 25, 27, dan 29. “Malam Lailatul Qadar ini lebih baik dari seribu bulan. Ada yang menafsirkan kalau beribadah di malam itu, kita dinilai sama dengan ibadah di 1000 bulan ada juga yang menafsirkan bahwa apa yang dimaksud khairun fi alfi syahrin itu adalah kitab Alqurannya sendiri,” terang Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad.

Namun terlepas dari penafsiran ulama pada kata ‘khairun fi alfi syahrin’ apakah dimaknai sebagai Alquran atau ibadah, Dadang menyampaikan bahwa pelipatgandaan hitungan amal terjadi di malam itu. Karenanya, umat muslim sebaiknya beribadah semaksimal mungkin.

“Oleh karena itu kalau Alquran lebih baik dari nilai 1000 bulannya, kita melakukan kajian Alquran secara baik dan memahami betul isinya dan juga mengamalkan sedapat mungkin, maka fattaqullaha masthatah’tum. Bertakwalah kepada Allah semampu kalian,” tuturnya dalam Catatan Akhir Pekan Tvmu, Sabtu (23/4).

Masuki 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan, Tingkatkan Ibadah dan Perbanyak Baca Al Quran elain itu Dadang menuturkan bahwa di sepuluh hari terakhir ini umat Islam disarankan banyak membaca Al Quran sekaligus membaca arti maupun tafsirnya.

“Al Quran itu merupakan satu petunjuk yang harus betul-betul kita praktekkan dalam kehidupan kita. Jangan hanya menjadi bacaan saja. Ya sebagai bacaan memang bagus, tetapi praktek satu pemahaman yang lebih bagus itu akan membimbing kita menjadi orang yang muslim yang sempurna,” kata Dadang.

“Jadi semampu kita mengamalkan Alquran seperti dari sisi akhlak yaitu bersabar terus juga jujur, taat pada agama dan aturan-aturan dunia, terus juga menjadi dermawan dan menjadi orang yang seringnya merestorasi, mengintropeksi diri,” pungkasnya. (afn)

sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id

Related Articles

Leave a Comment