Home Muhammadiyah News Network Syawalan Spemdalas: Dari Istihlal hingga Culinary Festival | PWMU.CO

Syawalan Spemdalas: Dari Istihlal hingga Culinary Festival | PWMU.CO

by PWMU CO
Kegiatan culinary festival di Ssyawalan Spemdalas (istimewa/PWMU.CO

Syawalan Spemdalas: Dari Istihlal hingga Culinary Festival, liputan Ain Nurwindasari, kontributor PWMU.COO Gresik.

PWMU.CO – Setelah libur lebaran selama dua pekan, siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik mulai kembali beraktivitas di sekolah, Senin (9/5/2022).

Selain menjalankan pembiasaan ibadah sehari-hari seperti shalat Dhuha, tadarus, dan shalat Dhuhur berjamaah, mereka pun disambut dengan beragam kegiatan Syawalan, mulai dari istihlalfun game, dan culinary festival.

Setelah melaksanakan shalat dhuha, siswa Spemdalas mendapatkan motivasi dalam kegiatan istihlal yang dilaksanakan di Masjid Taqwa Spemdalas. Kegiatan istihlal ini bertemakan ‘Menggapai Cinta Suci di Hari yang Fitri’, dengan pemateri yaitu Hudzaifaturrohman, SthI.

Dai yang juga pengajar Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik ini menyampaikan definisi istihlal yang merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab, artinya mencari atau meminta kehalalan.

Istihlal bentuk katanya itu sama dengan istighfarIstighfar artinya meminta ampun. Kalau istihlal mencari atau meminta kehalalan. Nah, di hari idul fitri, yaitu hari dimana kita kembali kepada fitrah kita sebagai manusia. Kita saling meminta kehalalan, meminta maaf kepada sesama manusia,” terangnya.

Hudzaifaturrohman SThI saat menyampaikan materi istihlal. Syawalan Spemdalas: Dari Istihlal hingga Culinary Festival (Istimewa/PWMU.CO)

Makna Syawalan

Setelah itu siswa pun mendapatkan motivasi tentang makna Syawal yaitu peningkatan. Sehingga di bulan Syawal siswa seharusnya bertambah semangatnya dalam melakukan amal ibadah, meski tidak bisa melakukan amal ibadah sebanyak di bulan Ramadhan. 

“Kalau kita tidak bisa beramal sebanyak di bulan Ramadhan, maka yang kita tingkatkan adalah kualitas amalnya. Dan kalau di bulan Ramadhan kita sudah bisa melakukan banyak amal ibadah, maka seharusnya di bulan Syawal kita menjadi lebih mudah menjalankannya,” jelasnya.

Setelah mendapatkan motivasi tentang syawal, siswa pun diarahkan untuk saling meminta maaf (istihlal) kepada teman dan ustadz-ustadzah. Siswa kemudian keluar masjid dan disambut oleh berbagai hidangan bazar yang dijual di beberapa stan.

“Ada sepuluh stand bazar yang disediakan dalam kegiatan culinary festival ini. Makanan maupun minuman yang dijual juga dibuat sedemikian variatif dengan tujuan menambah semangat siswa dalam mengawali aktivitas di sekolah di bulan Syawal ini,” ungkap Yuliani Rizkiah SPd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Marketing.

Siswa juga mengikuti kegiatan fun game yang diadakan di kelas masing-masing bersama wali kelas. 

“Di hari pertama ini siswa kita berikan kegiatan fun game. Sesuai namanya, kegiatan ini bertujuan membuat siswa funbersama teman-temannya, namun tetap ada pesan edukatif di dalamnya. Ada beberapa fun game, mulai dari estafet gelang sedotan, game eat bulaga, dan game benar salah,” ungkap Wirda Uliyana SPd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Lesiswaan. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni

sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment