Home Muhammadiyah News Network Bareskrim Gagalkan Penyeludupan Delapan Kontainer Minyak Goreng

Bareskrim Gagalkan Penyeludupan Delapan Kontainer Minyak Goreng

by Infomu

Surabaya, InfoMu.co – Bareskrim Polri bersama Polda Jatim menggagalkan upaya penyelundupan delapan kontainer berisi minyak goreng siap ekspor ke Timor Leste.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan delapan kontainer itu total mengangkut 162.642,6 liter atau 121,985 ton minyak goreng siap ekspor.

Ekspor itu melanggar kebijakan pemerintah yang telah melakukan pelarangan. Seharusnya kebutuhan minyak goreng dalam negeri dipenuhi.

“Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diberikan masyarakat kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak tentang dugaan pelanggaran ekspor minyak goreng,” kata Agus, Kamis (12/5).

Adapun dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka ialah R (60) dan E (44). Mereka berdua merupakan eksportir minyak goreng.

Agus menyebut sebetulnya ada 11 kontainer berisi minyak goreng siap ekspor. Namun, tiga di antaranya sudah berada di Timor Leste.

Saat ini, kepolisian sedang berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai melakukan penarikan tiga kontainer tersebut.

“Sisa kontainer (delapan) berisi minyak goreng merek Linse, Tropis, dan Tropical disita, dijadikan sebagai barang bukti,” ujarnya.

Dua orang dijadikan sebagai tersangka karena mengekspor minyak goreng ke Timor Leste di tengah kebijakan larangan ekspor dari pemerintah.

Kedua pelaku melakukan aksinya dengan cara mengelabui petugas bea cukai dengan memasukkan barang yang tak sesuai pas tarif atau HS dan invoice persetujuan ekspor barang (PEB).

Dokumen ekspor tertulis barang-barang, seperti engsel pintu, cat, genteng, glass block mulia, alat-alat pipa, pipa pvc, sikafix tile adhesive, tong besi tutup lebar, snack, sterofoam, sendok bebek plastik, komputer, dan sparepart mobil aqua.

“Namun, isi barang di dalam kontainer minyak goreng dengan merek tersebut,” ucap Agus.

R dan E dijerat Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 51 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan Jo Pasal 3 Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein and Used Cooking Oil. (mcr12/jpnn)

sumber berita dari infomu.co

Related Articles

Leave a Comment