Home » Pesan Pak Kiai tentang Empat Tipe Anak Menurut Al-Quran | PWMU.CO

Pesan Pak Kiai tentang Empat Tipe Anak Menurut Al-Quran | PWMU.CO

by PWMU CO
KH Abdul Hakam Mubarok (Istimewa/PWMU.CO)

Pesan Pak Kiai tentang Empat Tipe Anak Menurut Al-Quran, liputan Zulfatus Salima, kontributor PWMU.CO Lamongan.

PWMU.CO – Empat tipe anak menurut al-Quran menjadi pesan bagi santri sebelum perpulangan liburan kenaikan kelas. 

Pesan tersebut disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran, KH Abdul Hakam Mubarok Lc MPd di Masjid Al Manar Paciran, Jumat (17/6/2022).

Tipe pertama Qurratul Uyun, artinya anak yang menyenangkan apabila dipandang oleh orangtua. Seperti dalam surat al-Furqan 74: “Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” 

Kiai Barok, sapaan akrabnya, menjelaskan, qurratul uyun ini dapat dibuktikan dengan bisa menjadi pemimpin atau imam saat di rumah

Kedua tipe albanun wa zinnah atau yang dapat menjadi perhiasan bagi orangtuanya. Disebutkan dalam surat al-kahfi 46: “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”

Maksudnya adalah dengan menjadi anak yang shalih dan shalihah. Dibuktikan dengan membawa kebiasaan dipondok ke rumah, misalnya rajin membaca al-Quran, shalat di masjid.

“Tunjukkan perubahan pada orangtua dan masyarakat di rumah. Perubahan sebelum di pondok dan sekarang, kebiasaan selama di pondok itu juga laksanakan juga di rumah,” jelasnya.

Fitnah dan Musuh

Selanjutnya tipe ketiga auladukum fitnah atau anak yang bisa menjadi fitnah bagi orangtuanya. Disebutkan dalam surat at-Taghabun 15: “Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.”

Anak tipe ini menjadi cobaan bagi orangtuanya. Misalnya shalat bermalas-malasan dan jarang ngaji ketika di rumah.

Terakhir adalah tipe auladukum aduwwun. Anak yang menjadi musuh bagi orangtuanya sendiri. Seperti dalam surat at-Taghabun 14: “Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara istiri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” 

Anak tipe anak sering membantah perkataan orangtua bahkan sampai melawan. Banyak dijumpai saat ini anak lebih peduli dengan HP dari pada orangtua.

“Dari empat tipe tadi, kalian tipe yang mana? Semoga tidak ada yang termasuk tipe 3 dan 4 karena itu sungguh tidak mencerminkan santri dari pondok. Santri pondok harus ada perubahan dan semua itu perlu akidah yang kuat dan akhlak yang mulia,” pesan Kiai Barok. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni

sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment