Home » Usai Ujian, Siswa Rileks dengan Class Meeting – PWMU.CO

Usai Ujian, Siswa Rileks dengan Class Meeting – PWMU.CO

by PWMU CO
Usai ujian
Hasil karya barang bekas siswa SD Muri Gresik. (Erna/PWMU.CO)

PWMU.CO– Usai ujian akhir tahun, siswa SD Muhammadiyah Giri Gresik bersantai dengan kegiatan class meeting sambil menunggu pembagian rapor pada Sabtu (25/6/2022). 

Kegiatan class meeting untuk kelas 1-3 lomba mewarnai  dengan tema pedesaan. Kelas 4- 5 dengan tema kegiatan di rumah. Hari Senin menulis cerita. Selasa kegiatan memanfaatkan barang bekas botol dan gelas plastik menjadi mainan atau tempat pensil.

Untuk menulis cerita, Wakasek Kesiswaan Umamah SAg memberikan arahan kepada siswa supaya bisa menulis cerita yang benar, baik, dan hasilnya memuaskan. Seperti menyusun alinea dan kalimat dengan benar dan efektif, pemilihan kata baku, memperhatikan ejaan dan tanda baca.

”Kegiatan menulis cerita ini juga melatih anak-anak agar bisa menjadi penulis yang baik. Siapa tahu di antara mereka bisa menjadi menulis berita, cerpen, novel, buku  dan lainnya,” kata Ustadzah Umamah.

Kegiatan usai ujian ini, sambung dia, juga mencari bibit dan bakat anak-anak agar tersalurkan dengan baik dan sempurna.

Kegiatan mengolah barang bekas menjadi karya, guru memandu cara mengubah dan menghias sehingga menghasilkan kreasi bermanfaat.  Bekas botol air dihias kain planel dibentuk seperti kucing menjadi botol minuman menarik.

Ada yang membuat tempat pensil dengan memotong botol plastik kemudian dilukis gambar pemandangan atau hewan. Juga ada yang menghiasi dengan kain planel warna-warni berbentuk buah nanas, bunga tulip, atau kepala hewan.

Siswa SD Muri Gresik berkreasi dengan barang bekas. (Erna/PWMU.CO)

Nilai Positif

Kepala SD Muri Lutfi Arif MPd menjelaskan, kegiatan ini memberikan nilai-nilai yang positif bagi anak-anak dan guru.

”Kegiatan class meeting tersebut tidak hanya menghilangkan kepenatan anak-anak tapi bisa juga berkompetisi antar siswa secara efisien dan menggali bakat dan minat anak-anak,” katanya.

Kita semua, sambung dia, sebagai motivator dan fasilitator untuk mengantarkan generasi bangsa yang mempunyai iman, akidah, dan akhlak yang benar serta ilmu pengetahuan dan trampil menciptakan karya -karya  yang manfaat.

Hasil kreativitas siswa itu dinilai. Mulai kelas 1-5 diambil karya tiga besar terbaik dan mendapatkan penghargaan. Hadiahnya diberikan saat pembagian rapor.

Penulis Erna Hamidah  Editor Sugeng Purwanto

sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment