Home » Begini SD Musix Membangun Karakter Siswa dan Budaya Sekolah | PWMU.CO

Begini SD Musix Membangun Karakter Siswa dan Budaya Sekolah | PWMU.CO

by PWMU CO

Begini SD Musix Membangun Karakter Siswa dan Budaya Sekolah; Liputan Kontributor PWMU.CO Surabaya Basirun.

PWMU.CO – Beberapa lembar terpal baru berwarna oranye terhampar menutupi halaman Kompleks Perguruan Muhammadiyah Wonokromo Surabaya. Para guru SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya sengaja menatanya rapi hingga membentuk shaf sejak pukul 06.00 WIB, Jumat (29/7/22).

Lantunan Asmaulhusna terdengar dari sound system yang permanen terpasang di dinding timur dan barat. “Sound system ini sengaja kita pasang permanen untuk efisiensi waktu karena akan digunakan secara rutin,” ujar Kepala Urusan Sarpras Darmaji SPd.

Demikian dia menerangkan di sela-sela kesibukannya mempersiapkan tempat dan segala keperluan pagi itu. Sementara itu, beberapa siswa yang sedang bertugas piket membantunya.

Mengawali pembelajaran, sejak memasuki tahun ajaran 2022-2023 ini, SD Musix punya program baru yaitu shalat Dhuha berjamaah di halaman. Seluruh sivitas SD Musix mengikutinya. Baik siswa kelas I-VI, guru, karyawan, bahkan wali murid yang sedang mengantar anaknya.

Bangun Karakter Siswa

“Di samping membangun karakter dan mental siswa kami, tujuan shalat Dhuha berjamaah ini membangun budaya sekolah yang telah dicanangkan dari hasil musyawarah guru dan karyawan,” tutur Kaur al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (Ismuba) Hidayatun Ni’mah.

Karena shalat Dhuha berjamaah itu berbarengan dengan program Shalat Dhuha SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) Surabaya, maka pelaksanaannya digabung. Siswa SD Musix menempati halaman, sedangkan siswa Smamga menempati dalam Masjid Syuhadak yang masih di lingkungan Kompleks.

“Alhamdulillah, kami telah berkoordinasi dan sepakat dengan Kaur Ismuba SD Musix dalam hal pelasanaan shalat Dhuha ini. Yang ditunjuk sebagai imam shalat hanya satu, yaitu dari Smamga,” jelas Nafiudin SAg, imam tetap shalat Dhuha berjamaah di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Wonokromo Surabaya.

Pengenalan budaya sekolah disampaikan setiap selesai shalat Dhuha. Di antaranya, cara berjabat tangan antara siswa dan guru serta selalu mengucap salam saat bertemu guru dan teman-teman.

Selain itu ada penjelasan untuk menata dan merapikan tas sekolah saat di kelas maupun di luar kelas, misal saat berkumpul bersama. Menata dan merapikan alas kaki ketika di masjid juga disampaikan.

Baca sambungan di halaman 2: Budaya Sekolah

sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment