Home » Tiga Pesan Ketua Fokal IMM Tuban | PWMU.CO

Tiga Pesan Ketua Fokal IMM Tuban | PWMU.CO

by PWMU CO
Tiga pesan Ketua Fokal
Musyda Fokal IMM Tuban. (Qomari/PWMU.CO)

PWMU.CO– Tiga pesan Ketua Fokal IMM Tuban terpilih Edi Utomo disampaikan di sesi akhir Musyawarah Daerah di Aula Joglo Trubus Subur Tuban, Sabtu (30/7/22).

Musyda Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Tuban tahun ini mengangkat tema Menghimpun Kekuatan Alumni Kuatkan Gerakan Kader.

Tiga pesan Ketua Fokal Tuban Edi Utomo disebut sebagai trigatra. Pertama, adanya ancaman dan tantangan yang dihadapi pemerintah ke depan, misalkan menguatnya distrust society, yaitu sikap dan tatanan masyarakat yang saling tidak percaya, baik kepada pemerintah maupun sesama elemen masyarakat.

”Sangat diharapkan pemerintah terus mengupayakan pemenuhan syarat utama melalui high trust society yang penuh toleransi,” katanya.

Kedua, Kabupaten Tuban masih dihadapkan kepada rendahnya kualitas sumber daya manusia. Index Pembangunan Manusia (IPM) Tuban masuk level menengah ke bawah sehingga daya saing meningkatkan taraf hidup sejahtera mengalami kendala.

”Dari fenomena ini kami sangat mendukung sepenuhnya pemerintah harus memiliki prasyarat very high human development,” ujarnya.

Ketiga, kuatnya oligarki politik dan ekonomi di Tuban, maka dari itu perlu ada tatanan politik dan ekonomi yang demokratis. Pemerintah harus mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dari trigatra di atas, dia menyarankan, pemerintah daerah Tuban menyusun peta jalan dan rencana aksi yang jelas dalam mewujudkan visi, sekaligus membuat strategi untuk mengantisipasi temuan dan kekhawatiran tersebut.

”Fokal IMM sebagai elemen civil society siap berkolaborasi melalui transformasi potensi kader di setiap level,” katanya.

Agenda Keumatan

Ketua Panitia Pemilihan Musyda Fokal IMM Abdul Majid Tamum menuturkan, forum ini merumuskan jawaban berbagai persoalan dan dinamika yang terjadi di Tuban. Harapannya Musyda mempertegas agenda-agenda kerakyatan, keumatan, gerakan kemahasiswaan.

Majid melanjutkan, Musyda memutuskan kebijakan organisasi ke depan, tidak hanya ajang suksesi atau pergantian ketua dan pimpinan. Namun menjadi ajang konsolidasi, rekonsiliasi, dan strategi organisasi dengan eksternal.

Dalam acara ini dibicarakan peran Fokal IMM Tuban sebagai aktor moral dan subjek pembangunan berada di garda depan menjawab tantangan bangsa bidang ekonomi, budaya, politik, sosial, dan agama.

”Karena secara substantif Fokal memiliki fondasi yang sudah terkultur dan terstruktur mulai dari level nasional sampai ke daerah,” ujarnya.

Komitmen Fokal IMM Tuban, tambah dia, tertuang dalam rekomendasi penting yakni mengenai transformasi keilmuan dan gerakan.  Memperkuat serta mempertegas gerakan kebudayaan, keilmuan, politik, dan ekonomi dengan membangun narasi dan menggerakkan otot-otot di daerah melalui spirit etis dan etos kader bangsa oleh Fokal IMM.

Penulis Qomari  Editor Sugeng Purwanto

sumber berita by [pwmu.co]

Related Articles

Leave a Comment