Menu

Mode Gelap
Menteri PPPA Apresiasi Hunian Darurat Yang Di Bikin Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Libatkan Warga Penyintas Gempa Cianjur

Muhammadiyah or id WIB

Muhammadiyah Dirikan Perguruan Tinggi yang Inklusif di Bali


 Muhammadiyah Dirikan Perguruan Tinggi yang Inklusif di Bali Perbesar

#

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JIMBARAN—Sebagai implementasi rahmatan lil alamin, Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan baik itu pendidikan maupun kesehatan bukan hanya diberikan kepada warga Muhammadiyah atau Umat Islam saja, tetapi kepada semuanya.

Oleh karena itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy meminta supaya keberadaan Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Bali supaya menjadi lembaga pendidikan inklusi.

“Jadi siapapun bisa berobat atau menempuh pendidikan di Muhammadiyah, tidak boleh eksklusif dan hanya melayani mereka yang Muhammadiyah. Etika Muhammadiyah harus sama rata dalam menerima orang yang datang ke Muhammadiyah,” tutur Muhadjir, (1/10) di acara Peletakan Batu Pertama ITBM Bali.

Pelayanan pendidikan, kesehatan dan sosial di  dalam Muhammadiyah dinilai harus inklusif dan non diskriminasi. Apalagi ITBM dalam hal ini, berada di tengah-tengah mayoritas non-muslim. Pengertian dakwah kepada non-muslim seharusnya tidak selalu diartikan mengajak masuk Islam namun juga menebar kebajikan dan kasih kepada siapa saja.

Meskipun ITBM merupakan perguruan tinggi milik Muhammadiyah, namun menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan penanaman karakter yang luhur serta mulia harus diajarkan juga kepada siapa saja. Menko PMK berharap, ITBM bisa menjadi titik tolak yang baik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita harus memajukan dan mencerdaskan masyarakat yang ada di Bali walaupun mayoritas Hindu,” ujarnya.

Selain itu, Ketua PP Muhammadiyah ini juga menyebut bahwa Muhammadiyah selalu siap bekerjasama dengan pemerintah. Muhammadiyah selalu diharapkan saling gotong royong dalam membangun Indonesia. Sejak awal keberadaannya, Muhammadiyah sudah mendedikasikan keberadaannya untuk semua.

“Saya ingin tekankan bahwa keberadaan Muhammadiyah itu untuk rahmatan lil alamin yang artinya untuk memberikan kasih kepada seluruh alam,” imbuhnya.

Kembali Muhadjir menekankan bahwa gerakan Muhammadiyah ini inklusif bukan eksklusif, jadi semua golongan masyarakat harus mendapat pelayanan yang sama. Termasuk ITBM Bali yang berada di tengah-tengah masyarakat non-muslim, maka akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat di Bali.

“Saya mohon betul keberadaan ITBM ini jangan eksklusif dan menyendiri seolah-olah ini bagian yang terpisahkan dari lingkungan yang ada disini,” ungkapnya.

sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Komitmen Seorang Muslim Dapat Dilihat dari Kebiasaan Datang ke Masjid sampai Adil dalam Politik

10 December 2022 - 12:15 WIB

Sukses Muktamar 48 sebagai Energi Baru bagi Semua

10 December 2022 - 10:15 WIB

PCIM Pakistan adakan Gerakan Jumat Berkah bersama PPMI & PCINU

10 December 2022 - 00:16 WIB

SD Muhammadiyah Ini Terima Apresiasi Pendidikan Anti Korupsi dari KPK

9 December 2022 - 18:37 WIB

Sebelum Melanjutkan Pendidikan Tinggi di Luar Negeri, Peserta MSPP Dibekali AIK melalui Baitul Arqam

9 December 2022 - 15:28 WIB

Selain Perlu Konstruksi Teologis, Moderasi Beragama Butuh Lebih Banyak Ruang Dialog

9 December 2022 - 12:00 WIB

Trending di Muhammadiyah or id