Menu

Mode Gelap
Menunggu Pemanfaatan AI Dalam Dakwah Muhammadiyah Menteri PPPA Apresiasi Hunian Darurat Yang Di Bikin Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat, Warga Cianjur: Terima Kasih, Muhammadiyah! 50 Ribu Kaleng Sarden Lazismu Siap Kirim ke Korban Gempa Cianjur MDMC Kirim Tim Asesmen ke Semeru

Muhammadiyah or id WIB

Dunia Islam Telah Mengglobal, Syamsul Ungkap Pentingnya Kalender Islam Global Tunggal


 Dunia Islam Telah Mengglobal, Syamsul Ungkap Pentingnya Kalender Islam Global Tunggal Perbesar

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MEDAN—Kalender Islam merupakan penanda hari yang diajarkan agama Islam dan berbasis lunar: perjalanan bulan mengelilingi bumi. Syamsul Anwar mengatakan bahwa kalender Islam memiliki dua macam yaitu global dan lokal. Kalender Islam lokal merupakan aturan penanggalan yang bersifat parsial-lokal seperti kalender yang dikeluarkan Kemenag, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan lain-lain. Kalender versi ini sangat potensial melahirkan perbedaan penanggalan terutama di bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Sementara Kalender Islam Global memiliki dua macam yaitu kalender global zonal, dan kalender global tunggal. Kalender global zonal berarti kalender yang membagi dunia tempat berlaku kalender menjadi beberapa zona. Misalnya, Nidlal Qassum menawarkan Kalender Islam Global dengan konsep qaudro-zonal, Mohammad Ilyas menawarkan konsep trizonal, dan Mohammad Syaukat ‘Audah mengenalkan konsep dwizonal. Ketiga konsep Kalender Islam ini nampaknya masih memperlihatkan pembagian wilayah penanggalan yang memungkinkan adanya perbedaan matlak.

Kalender Islam Global Tunggal (bukan zonal) merupakan kalender yang memiliki prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia. Konsep ini ditawarkan Jamaluddin Abd ar-Raziq yang kemudian menjadi kesepakatan para ulama dalam Kongres di Istanbul tahun 2016. Bagi Syamsul, konsepsi yang ditawarkan Abd ar-Raziq ini merupakan satu bentuk yang jelas dari Kalender Islam Global dengan prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia.

“Kalender Global adalah kalender yang lintas kawasan, tapi kalender global itu ada yang global dan ada yang zonal, zonal itu yang membagi-bagi dunia ini menjadi beberapa zona, sedangkan Kalender Islam Global Tunggal (KIGT) adalah kalender Islam Global dengan prinsip satu hari satu tanggal diseluruh dunia,” jelas Syamsul dalam seminar yang diselenggarakan Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) pada Sabtu (21/01),

Menurut Syamsul, arti penting kehadiran Kalender Islam Global Tunggal ini disebabkan karena umat Islam di abad sekarang hidup dalam suatu dunia global yang sudah menyatu. Menjadi suatu keanehan bila umat Islam masih hidup dalam kondisi yang tidak dapat menyatukan sistem tata waktu dalam bentuk kalender unikatif.

Pentingnya gagasan Kalender Islam Global ini ditopang beberapa alasan, salah satunya: Hari Arafah. Absennya Kalender Islam Global dalam menentukan waktu ibadah di seluruh dunia, maka puasa Arafah seringkali jatuh pada hari yang berbeda dengan hari wukufnya hujjaj di Mekah. Jatuhnya tanggal 9 Zulhijjah di beberapa belahan bumi, terutama negara-negara Islam, seringkali tidak sama dengan 9 Zulhijjah di tanah suci.

Selain Hari Arafah, Kalender Islam Global diperlukan agar umat Islam sedunia dapat melakukan selebrasi keagamaan secara serempak menyambut momen-momen penting seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan puasa Ramadan. Kehadiran Kalender Islam Global akan semakin menguatkan Islam sebagai ummah wahidah alias umat yang satu padu (QS. Al Mu’minun: 52 dan Al Anbiya: 92).

Hits: 21

sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ibadah Haji Wajib Bagi Kaum Muslimin Dalam Kategori Berikut

31 January 2023 - 12:46 WIB

Temui Presiden, Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sampaikan Undangan Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke-18 di Balikpapan

31 January 2023 - 11:37 WIB

Ketentuan Menyusui Bayi dalam QS. Al Baqarah ayat 233

31 January 2023 - 10:00 WIB

Kisah Soekarno Walk Out di Rapat Muhammadiyah Karena Tabir, Niat Utama Menjaga Islam Berkemajuan ala Muhammadiyah

30 January 2023 - 21:00 WIB

Muhammadiyah Pengorganisir Ibadah Haji Pertama di Nusantara, Cikal Bakal Dirjen Haji

30 January 2023 - 20:00 WIB

Kolaborasi MPM dengan UNIMMA dalam Merintis Pertanian Multikultur

30 January 2023 - 18:00 WIB

Trending di Muhammadiyah or id