Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Jasa Pembuatan Hardbox di Bandung Talkshow PAI UM Bandung Beri Tips Seputar Pembentukan Karakter Siswa dan Guru Ketua PP Muhammadiyah Ajak Warga Persyarikatan Kembali Bersatu dan Solid Setelah Pemilu 2024 PWM Jawa Barat Komitmen Bangun Muhammadiyah Lebih Bermarwah, Berkemajuan, dan Berorientasi Masa Depan Muhammadiyah Jawa Barat Serukan Politik Tanpa SARA dan Hoaks

Muhammadiyah or id WIB

Santri MBS Yogyakarta ini Tulis Ulang Putusan Tarjih dengan Aksara Hanacaraka


 Santri MBS Yogyakarta ini Tulis Ulang Putusan Tarjih dengan Aksara Hanacaraka Perbesar

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SLEMAN—Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dibuat kagum melihat karya Alfian Fakhru Rozi saat peresmian gedung baru pada Sabtu (21/01) di Prambanan, Yogyakarta. Pasalnya, santri Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Yogyakarta-Prambanan yang baru berusia 19 tahun ini menulis pokok-pokok fatwa dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT) dengan aksara Hanacaraka. Ia kemudian menamai karyanya ini dengan Serat Darma Jati.

Hanacaraka merupakan sebutan lain dari tulisan aksara yang berkembang di Tanah Jawa dan wilayah sekitarnya. Bagi yang pertama kali melihat aksara ini, Hanacaraka memang tampak sulit. Hal ini disebabkan sedikitnya minat mempelajari warisan asli kebudayaan Indonesia ini, yang padahal penting sekali untuk dilestarikan. Pelestarian Hanacaraka dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan apa yang telah dilakukan Alfian ini.

Alfian mengaku belajar Hanacara dari gurunya yaitu Indra Oktora dalam mata pelajaran Bahasa Jawa. Dari mengamati struktur aksaranya yang unik ini, ia kemudian mempelajari Hanacaraka secara mandiri lewat buku-buku penulisan aksara dan dokumen manuskrip yang tersebar di internet. Kekagumannya pada Hanacaraka ketika berhasil membaca naskah asli Puro Pakualaman, yang membuatnya memiliki inisiatif untuk membuat karya tersendiri.

“Berawal dari pengamatan naskah-naskah kuno Jawa, khususnya naskah Puro Pakualaman, kemudian kami terinspirasi untuk membuat skriptorium, yaitu tempat literasi baca-tulis naskah,” tutur Alfian saat dihubungi tim Muhammadiyah.or.id pada Sabtu (21/01).

Saat ditanya apa motivasinya sehingga Alfian memiliki keinginan mengerjakan Serat Darma Jati ini, ia dengan tegas menjawab bahwa cita-citanya sejak dahulu memang ingin terlibat dalam proyek yang berkaitan dengan naskah beraksara Jawa. Selain itu, ia juga merupakan kader Muhammadiyah yang memiliki keinginan untuk berkontribusi dalam dakwah Persyarikatan.

Kombinasi antara minatnya yang tinggi dalam sastra kebudayaan Jawa dan sekaligus sebagai kader Muhammadiyah menjadi bahan bakar yang menyulut api semangat untuk menerjemahkan dan menulis ulang fatwa-fatwa berkemajuan yang termuat di Himpunan Putusan Tarjih (HPT) ke dalam tulisan Hanacaraka.

Alfian juga mengaku bahwa konseptor naskah Serat Darma Jati ini ialah gurunya Indra Oktora. Indra merupakan guru Bahasa Jawa yang merangkum merangkum HPT ini. Setelah dirangkum, tugas penulisan selanjutnya diserahkan pada Alfian. Sejauh ini, Serat Darma Jati telah merangkum fatwa-fatwa seputar Iman, Salat, dan lain-lain. Ke depan, Serat Darma Jati ini akan memuat dalil dan hal-hal yang lebih detail lagi.

Serat yang sudah selesai penulisannya tidak menyertakan dalil dan alasan yang tercantum dalam masing-masing bab dalam HPT, sehingga untuk proyek berikutnya, insya Allah akan ditulis dalil dan alasan HPT tersebut,” pungkas Alfian.

Hits: 3



sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kiai Saad Ibrahim Apresiasi Perkembangan Pesat Pesantren Muhammadiyah – Muhammadiyah

27 February 2024 - 11:36 WIB

Perkembangan Kriteria Awal Bulan Kamariah di Muhammadiyah – Muhammadiyah

26 February 2024 - 16:01 WIB

Pendirian Muhammadiyah Sebagai Organisasi Adalah Lompatan Pengetahuan dalam Islam – Muhammadiyah

26 February 2024 - 12:37 WIB

Kepemimpinan Sinergis IMM Membumikan Gerakan Inklusif Berkemajuan – Muhammadiyah

26 February 2024 - 10:04 WIB

Musyawarah Nasional Tarjih ke-32 di Pekalongan Resmi Ditutup – Muhammadiyah

25 February 2024 - 13:01 WIB

Tok! Peserta Munas Tarjih ke-32 Sahkan Pemberlakuan Kalender Islam Global, Kapan Digunakan? – Muhammadiyah

25 February 2024 - 10:53 WIB

Trending di Muhammadiyah or id