Menu

Mode Gelap
Prodi Ekonomi Syariah FAI Universitas Siliwangi Gelar Workshop Bisnis Digital Angkatan Muda Muhammadiyah Garut Gelar Sosialisasi PERDA Penyelenggaraan Perlindungan Anak Pendampingan Islamic Financial Literacy, PPM Universitas Siliwangi Cegah Akses Bank Emok Menguak Peran Penting Saudagar Batik dalam Perkembangan Muhammadiyah di Garut Al-Quran Bukan Sekadar Peraturan Hukum, Melainkan Kitab Petunjuk

Muhammadiyah or id WIB

Selain Bekal Pengetahuan Agama, Para Mubalig Muhammadiyah juga Mesti Punya Mental Kaya


 Selain Bekal Pengetahuan Agama, Para Mubalig Muhammadiyah juga Mesti Punya Mental Kaya Perbesar

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA—Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Hamim Ilyas mengungkapkan bahwa warga Muhammadiyah memiliki mental yang spesial, yaitu mental kaya. Dia mengungkapkan bahwa mental ini merupakan kekuatan utama yang mendorong kemajuan dan kemakmuran persyarikatan selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, untuk terus berjalan di jalur yang benar, kader-kader Muhammadiyah harus memelihara, menguatkan, dan mengembangkan mental kaya tersebut.

“Muhammadiyah menjadi organisasi yang berkemajuan karena warganya memiliki mental kaya,” tegas Hamim dalam acara Baitul Arqam Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) pada Ahad (30/07). Acara ini dihadiri oleh 58 thalabah PUTM yang siap mengabdi tersebar di seluruh Indonesia.

Hamim Ilyas menegaskan bahwa bekal mental yang dimiliki oleh Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada pengetahuan agama, tetapi juga mencakup jiwa sosial dan kemanusiaan yang kuat. Hal ini memungkinkan persyarikatan untuk tetap relevan dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan yang ada.

Menurut penelusuran sejarah, para pengusaha kaya berperan penting dalam mendukung lahirnya dan berkembangnya Muhammadiyah sejak masa awal berdirinya. Para pengusaha kaya tersebut, dengan kesadaran agama dan semangat filantropi, melihat pentingnya peran ajaran Islam dalam menyokong perbaikan kondisi sosial dan kehidupan umat. Mereka menyumbangkan sebagian besar kekayaan dan sumber daya mereka untuk mendirikan sekolah, rumah sakit, panti asuhan, dan berbagai lembaga pendidikan dan sosial lainnya di bawah bendera Muhammadiyah.

Oleh karena itu, Hamim mengajak kepada para thalabah PUTM agar juga memiliki mental saudagar. Hal itu bertujuan agar para thalabah dapat menjadi mubalig yang mandiri. Selain itu, Hamim juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah termasuk organisasi yang selalu berusaha untuk selalu berada di depan dalam hal kebaikan.

“Ber-Muhammadiyah itu sabiqun bil khairat, bukan sekedar berlomba-lomba dalam kebaikan tetapi mendahului dalam kebaikan, sehingga dalam beragama dapat membangun peradaban,” ucap Hamim.

Arahan terakhir yang ditekankan oleh Hamim adalah agar ketika dalam pengabdian para thalabah dapat meneladani kepemimpinan khalifah Umar Ibn Al-Khaththab. Hamim menjelaskan bahwa Umar sangat berhati-hati ketika mendapatkan amanah sebagai khalifah, bahkan Umar sampai merasa sangat ketakutan dimintai tanggung jawab dari Allah swt apabila ada seekor keledai yang terjatuh ke dalam lubang karena jalanan yang buruk saat masa kepemimpinannya.

Dengan semangat “mental kaya” dan semangat kepemimpinan yang bijaksana, Muhammadiyah terus berjuang untuk mencapai cita-cita kebaikan dan kemanfaatan bagi umat dan masyarakat luas. Acara Baitul Arqam PUTM ini menjadi momentum bagi para thalabah untuk bersatu dan memperkuat persyarikatan demi mewujudkan visi Muhammadiyah sebagai organisasi yang progresif dan berdaya saing dalam membawa manfaat bagi umat dan negeri.

Hits: 0

sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Apakah Benar Nabi Muhammad Saw tidak Bisa Membaca dan Menulis (Ummiy)?

4 October 2023 - 16:18 WIB

Musim Kemarau Panjang; Berikut Tata Cara Salat Istisqa’ Menurut Majelis Tarjih PP Muhammadiyah

4 October 2023 - 15:11 WIB

Hadiri Simposium di Amerika Serikat, Sekum PP Muhammadiyah Beberkan Masalah Kebebasan Beragama di Indonesia

3 October 2023 - 21:45 WIB

Abdul Mu’ti Berharap Penelitian dari Perguruan Tinggi Berdampak Konkrit Mengatasi Masalah Masyarakat

3 October 2023 - 12:16 WIB

Dilantik Sebagai Rektor UM Parepare Masa Jabatan 2023-2025, Jamaluddin Ahmad Bawa Tiga Fokus Agenda Memajukan Universitas

3 October 2023 - 10:48 WIB

Mengungkap Peran Pedagang Batik dalam Perkembangan Muhammadiyah di Garut

2 October 2023 - 13:47 WIB

Trending di Muhammadiyah or id