Jihad Pagi PDM Jepara Hadirkan Doktor yang juga Dokter – Muriamu.ID

Muriamu.id, Jepara – Pengajian ahad pagi yang biasa dikenal oleh jamaahnya dengah istilah “Jihad Pagi” diselenggarakan setiap hari ahad oleh Takmir Masjid bertempat di Masjid At Taqwa, Jl.AR.Hakim. Kauman Jepara Ahad, 14 Januari 2024 bertepatan dengan 2 Rajab 1445 H, menghadirkan ustadz H. Masrifan Djamil. Beliau adalah seorang doktor juga dokter asal Jepara, aktivis dan salah satu kader Muhammadiyah, keseharian beraktifitas di Semarang.

Pertama kali yang dibahas adalah tentang bagaimana tuntunan wanita dalam menjalankan ibadah sholat, menurut beliau harus mempedomani sabda Rasullullah yang artinya: “Sebaik-baik tempat untuk sholat bagi wanita adalah di dalam rumahnya.” (HR Ahmad, Thabrani, dan Al-Hakim) juga berpedoman pula pada sabda Rasullullah yang artinya: “Janganlah kalian melarang wanita pergi ke masjid (untuk sholat) walau rumah mereka lebih baik bagi mereka.” (HR Ahmad dari Ibnu Umar)” Terangnya.

Perlunya berpedoman pada Qs Ali Imran 145, “Agar setiap insan selalu mengingat bahwa yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala (akhirat) itu, dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur,” kutipnya.

Lebih lanjut dikupas juga tentang kesuksesan orang muslim menurut Al Qur’an, banyak sekali yang patut dipedomani, antara lain: Ali ‘Imran (3): 185; Al-Mu’minun (23): 11 dan Al-Bayyinah (98): 8.

Uniknya, metode pengajian disetting menjadi komunikasi 2 arah. Jamaah tidak hanya mendengarkan saja, namun disertai tanya jawab berupa kuis dan diberikan hadiah. Para jamaah yang bisa menjawab pertanyaan, dicatat oleh Hj Sulistyowati dan yang akan membagikan hadiah yaitu nyonya Masrifan Djamil.

Acara diakhiri dengan berdoa bersama dan menurut H. Masrifan Djamil, “Pembahasan tentunya tidak hanya materi ini saja, namun masih banyak yang perlu dibahas, semoga masih diberi kesempatan oleh takmir masjid, untuk membahas lebih lanjut lagi di kemudian hari,” Imbuhnya.

Gayung bersambut, diungkapkan oleh Takmir masjid Takwa, H.Sadali, menyatakan bahwa ”Metode komunikasi 2 arah ini, sangat bermanfaat bagi jamaah dan tentunya menambah semangat untuk selalu mengingat Allah SWT dengan cara tidak hanya membaca Al Qur’an saja, namun menghayati dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,”tandas beliau.

Kontributor : Dafia

sumber berita ini dari muriamu.id

0 Reviews

Write a Review

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Vinkmag ad

Read Previous

Melambungkan Peringkat PTMA dengan Perbanyak Publikasi Ilmiah

Read Next

Kajian Pemuda Muhammadiyah Benjeng, Musthofa Muntasam: Sedekah Tak Akan Membuat Miskin

Most Popular