MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA—Orang yang berhak menjadi imam dalam shalat, yang afdhal adalah orang yang paling baik dan paling banyak menghafal al-Qur’an dan paling menguasai ilmu keislaman, tetapi bukan berarti bahwa jika
MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA — Kubur berasal dari Bahasa Arab, yaitu tempat menguburkan jenazah. Menurut syariah Islam, karena di dalamnya terdapat jenazah atau mayat manusia, maka kubur harus dihormati, tetapi tidak boleh
MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA—Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir pada akhir-akhir ini sering melakukan perjalanan ke luar kota, selain memberikan tausiyah, pidato atau menghadiri tabligh akbar, kehadirannya ke daerah-daerah tersebut
MUHAMMADIYAH.OR.ID, SIDOARJO— Bagi warga Muhammadiyah terdapat beberapa surat dan ayat dalam Al Quran yang melekat pada sanubarinya, seperti surat al Ma’un, surat Ali Imran ayat 104 dan 110. Khususnya surat
MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG – Jumlah pondok pesantren (Ponpes) di bawah naungan Muhammadiyah terus bertambah. Terbaru, ada 440 ponpes yang tersebar di seluruh Indonesia dengan lebih dari 67 ribu santri. Bahkan angka
MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA — Ketua Umum Pimpinan Pusat PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di acara Pengukuhan Guru Besar di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Rabu (31/8) berpesan tiga hal kepada civitas akademika perguruan
MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Menurut Bank Dunia, kesetaraan akses bagi perempuan dapat dilihat dari dunia pendidikan. Tiga poin utamanya adalah akses untuk memperoleh pendidikan, akses kesetaraan selama proses pendidikan, dan akses
MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 Kemenko PMK RI, organisasi perempuan seperti ‘Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) dianggap memiliki peran penting dalam membangun
MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA — Menakar Indonesia ke depan, menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir bangsa Indonesia harus bisa melihat masa kini dan masa lalu. Meski banyak prediksi masa depan Indonesia
MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA—Setiap program yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah melalui Majelis ataupun Lembaganya, memiliki waktu yang terbatas dan juga dilakukan pada bidang-bidang yang terbatas/tertentu. Namun demikian, ketika program selesai bukan berarti Muhammadiyah