Tapak Suci Perdana MI Muhammadiyah Banyutengah: Ratusan Pesilat Cilik Unjuk Semangat

Reporter: Shella Mahdiyah Mansur

Berita Sekolah12 Dilihat

Ratusan langkah kecil membelah pagi di Halaman Perguruan Muhammadiyah 5 Banyutengah, Kamis (6/8). Bukan sekadar derap biasa, itu adalah jejak awal siswa-siswi MI Muhammadiyah 5 Banyutengah yang bersiap mengukir karakter lewat Latihan Tapak Suci Perdana Tahun Ajaran 2026/2027. Dari sana, sekolah itu menancapkan komitmen: pendidikan tak hanya soal nilai akademik, tapi juga kokohnya akhlak dan jiwa kepemimpinan.

Sejak fajar menyingsing, nuansa sekolah memang berbeda. Halaman perguruan bersulih medan semangat, disiplin, dan antusiasme. Para guru turut mendampingi, mengisyaratkan sinergi kuat demi lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif.

Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama, memohon berkah dan perlindungan Ilahi. Lalu, suasana berubah khidmat saat seluruh peserta melafalkan Ikrar Tapak Suci. Suara lantang mereka menggemakan tekad menjunjung tinggi nilai keislaman, persaudaraan, disiplin, sportivitas, serta semangat memperbaiki diri.

Sesi inti pun bergulir. Pelatih mengenalkan dasar-dasar Tapak Suci: tata tertib, sikap hormat, hingga gerakan fundamental seorang pesilat. Siswa-siswi menyerap tiap arahan dengan saksama. Gelak tawa, senyum, dan sorak semangat menjadi bumbu di tengah latihan yang sarat nilai pendidikan.

Tapak Suci Putera Muhammadiyah, lebih dari sekadar seni bela diri, adalah wahana pembentukan karakter. Ia merajut pribadi yang tangguh, berani, disiplin, rendah hati, bertanggung jawab, dan mampu mengendalikan diri. Nilai-nilai ini, diyakini sekolah, bakal menjadi bekal penting menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.

Nur Laila Habibah, Kepala MI Muhammadiyah 5 Banyutengah, menuturkan bahwa latihan perdana ini adalah ikhtiar sekolah menciptakan generasi unggul secara intelektual, spiritual, emosional, dan sosial.

“Kami ingin setiap anak mendapatkan ruang untuk berkembang sesuai potensinya. Melalui Tapak Suci, mereka belajar tentang disiplin, keberanian, kerja sama, rasa hormat, dan tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal mereka dalam meraih masa depan. Kami berharap latihan perdana ini menjadi awal yang baik untuk melahirkan generasi Muhammadiyah yang kuat iman, luas ilmu, tangguh mentalnya, serta siap berprestasi di berbagai bidang,” ujarnya.

Pelaksanaan latihan serentak ini juga menjadi bukti inovasi MI Muhammadiyah 5 Banyutengah. Pendidikan tak cuma berkutat pada capaian akademik, tapi juga memberi ruang bakat, minat, kesehatan jasmani, dan nilai luhur yang abadi.

Dengan semangat kebersamaan di latihan perdana, MI Muhammadiyah 5 Banyutengah optimistis mencetak generasi cerdas, santun, tangguh, dan berprestasi.

Latihan Tapak Suci Perdana Tahun Ajaran 2026/2027 ini bukan sekadar pembukaan ekstrakurikuler. Ia adalah langkah awal membangun generasi masa depan berfisik kuat, mental tangguh, akhlak mulia, serta semangat belajar, berkarya, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

MI Muhammadiyah 5 Banyutengah terus melangkah, menghadirkan pendidikan bermutu, berkarakter, dan berkemajuan, demi mewujudkan generasi Islami yang siap menyongsong masa depan dengan prestasi dan akhlak mulia.

Editor