Visi Senada, Masa Depan Cerah: Spemutu Gaet Wali Murid Bentuk Generasi Unggul

Reporter: Beny Syah

Berita Sekolah50 Dilihat

Aula Al-Qalam SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) riuh pada Jumat (7/8/2026). Seratus dua puluh enam pasang mata wali murid kelas VII memenuhi ruangan, antusias menyimak program sekolah untuk tahun pelajaran 2026/2027. Bukan sekadar sosialisasi biasa, acara bertajuk Parenting Education ini adalah jembatan yang ingin dirajut Spemutu demi menguatkan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan murid. Tujuannya satu: melahirkan generasi berkarakter unggul, berlandaskan nilai-nilai Islam.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sukaris, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Gresik; Rosyidul Arifibillah, Kepala Spemutu; serta para wakil kepala sekolah, Sulistyaningsih dan Achmad Ashari. Mereka siap menjelaskan setiap detail program yang telah disiapkan.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan, sebelum masuk ke inti materi parenting dan sosialisasi program unggulan sekolah. Wali murid mendapat gambaran utuh tentang arah kebijakan sekolah, program akademik, penguatan karakter, pembiasaan keagamaan, hingga program asrama khusus, SAFT, serta berbagai inisiatif pendukung lain yang akan berjalan sepanjang tahun pelajaran 2026/2027.

Sesi ini tak hanya menjadi ajang penyampaian informasi satu arah. Ruang dialog terbuka lebar. Wali murid memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung, menyampaikan harapan mereka terhadap perkembangan putra-putrinya, dan menjajaki bentuk dukungan yang bisa diberikan dari lingkungan keluarga.

Rosyidul Arifibillah menegaskan bahwa pendidikan yang berhasil tak bisa hanya ditanggung sekolah. “Parenting education ini kami selenggarakan untuk menyamakan visi antara sekolah dan orang tua. Kami ingin membangun komunikasi yang terbuka sehingga setiap program yang dirancang benar-benar mendapatkan dukungan dari rumah,” ujarnya. Ia melanjutkan, ketika sekolah dan keluarga memiliki tujuan yang sama, proses pembentukan karakter, peningkatan prestasi akademik, penguatan nilai-nilai keislaman, hingga pengembangan bakat murid akan berjalan lebih optimal. Rosyidul berharap orang tua tak hanya menjadi penonton, melainkan mitra strategis yang membersamai setiap langkah perkembangan anak.

Ia juga menjamin, Spemutu terus berkomitmen menghadirkan pendidikan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai religius. “Melalui berbagai program unggulan yang kami miliki, mulai dari pembelajaran yang mendalam, penguatan literasi dan numerasi, pembinaan Al-Qur’an, kelas takhasus, boarding school SAFT, hingga pengembangan minat dan bakat, kami ingin mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Rosyidul. Kepercayaan orang tua, katanya, akan dijawab dengan pelayanan pendidikan terbaik. Ia mengajak seluruh wali murid untuk terus menjalin sinergi, berkomunikasi, dan saling menguatkan demi melahirkan generasi Islam yang unggul, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Lewat kegiatan ini, Spemutu berharap kemitraan antara sekolah, wali murid, dan peserta didik kian erat. Dengan begitu, seluruh program yang dirancang dapat berjalan maksimal, mewujudkan lulusan yang unggul dalam akademik, terampil, serta berakhlakul karimah.

Editor