Wali Murid KB Tunas Aisyiyah Ikuti Sosialisasi Visi, Misi dan Kegiatan Belajar Mengajar 2026/2027

Reporter: Nurhana

Berita Sekolah17 Dilihat

Girimu.Com – Kelompok Bermain (KB) Tunas Aisyiyah yang beralamatkan di Jalan Sawit No. 3 Perumahan Pongangan Indah (PPI) Manyar, Gresik melaksanakan kegiatan sosialisasi Visi, Misi, dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Ajaran 2026/2027, Sabtu (8/8/2026). Sosialisasi ini diikuti oleh para wali murid sebagai sarana untuk lebih mengenal proses pembelajaran di KB ini.

Antusiasme ditunjukkan dengan kehadiran para orang tua/wali murid pada kegiatan sosialisasi ini. Ibunda Rani, salah satu wali murid KB Tunas Aisyiyah menyampaikan, bahwa dirinya sudah kedua kalinya hadir di kegiatan sosialisasi Visi, Misi, dan KBM.

“Tahun pertama kemarin, kakaknya Rani, yaitu Rama, tiga tahun yang lalu saya titipkan ke bunda-bunda KB Tunas Aisyiyah. Tahun ini, Alhamdulillah bertemu kembali dengan bunda-bunda yang sabar,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi kali ini selain dihadiri oleh ibu dan anak, juga dihadiri oleh kedua orang tua dari ananda, serta kehadiran ayah dan anak.

“Kehadiran ayah pada pagi hari ini menjadi sinyal yang baik, atas peran ayah sebagai mitra aktif dalam dunia pendidikan ananda,” ujar Rahmi Yuliastutie, SPsi, Kepala KB Tunas Aisyiyah.

Sosialisasi visi, misi, dan kegiatan belajar mengajar, berjalan dengan lancar. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab tentang program sekolah.

“Saya ingin memberikan saran, mengenai kegiatan fieldtrip yang diagendakan pada bulan April tahun 2027. Sebaiknya dibuka sistem tabungan, agar orang tua/wali murid dapat mempersiapkan dana khusus untuk kegiatan fieldtrip. Ini berkaca dari tahun lalu ketika Zaidan di KBTA,” ujar mama Zaidan, Ketua Komite KB Tunas Aisyiyah Tahun Ajaran sebelumnya, dan tahun ini memutuskan untuk mengulang kembali pendidikan ananda di KBTA.

Pertanyaan terakhir disampaikan oleh ayah Sabrina, perihal kegiatan coding dan Papan Interaktif Digital (PID): “Apakah kegiatan pemanfaatan teknologi tersebut tidak menambah penggunaan screen time oleh ananda?”

Pertanyaan tersebut segera direspon oleh Kepala KBTA. Disampaikan, bahwa kehadiran teknologi berupa PID diusahakan tidak menyita banyak waktu ananda selama proses pembelajaran.

“Kita memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan pada ananda, dan kami akan memperhatikan pemberian durasi dalam aplikasinya,” ujar kepala KBTA sebelum kegiatan itu ditutup dengan sesi foto bersama. (*)

 

Editor